Rabu, Juni 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

redaksi
24 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Monitoring Ekosistem Mangrove Berbasis Android

Mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hasil riset menunjukkan bahwa silvo-akuakultur memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu pendekatan pengelolaan pesisir yang mengintegrasikan aspek ekologi dan produksi perikanan secara berkelanjutan.

Beberapa komoditas yang telah dikaji dalam sistem silvo-akuakultur antara lain udang windu, udang vaname, ikan bandeng, kepiting bakau, nila salin, dan rumput laut.

Konsep silvo-akuakultur ini memadukan pengelolaan mangrove dengan budidaya perikanan melalui prinsip keberlanjutan.

Penerapannya antara lain menekankan penggunaan bahan alami, optimalisasi fungsi mangrove, pengurangan input budidaya, pemanfaatan limbah, ekonomi sirkular, serta pendekatan budidaya yang meniru proses alami.

Berbagai model silvo-akuakultur telah dikembangkan di Indonesia, seperti model empang parit, komplangan, tanggul, hingga sistem greenbelt yang menempatkan mangrove sebagai zona penyangga di depan area budidaya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti perkembangan riset silvo-akuakultur sebagai pendekatan pengelolaan pesisir yang mengintegrasikan ekosistem mangrove dan kegiatan akuakultur guna mendukung ketahanan pangan di wilayah pesisir. 

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan silvo-akuakultur karena memiliki hutan mangrove terluas di dunia dengan luas sekitar 3,31 juta hektare yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Budidaya Laut BRIN, Hidayat Suryanto Suwoyo, dalam Webinar OceanFarm ke-8 bertajuk Silvo-Aquaculture and Its Contribution to Coastal Food Resilience yang diselenggarakan Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Selasa (23/6).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINHidayat Suryanto SuwoyoPerikanan budidayaSilvo-AkuakulturSilvofishery
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Next Post

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Postingan Terkait

Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

24 Juni 2026
Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

24 Juni 2026

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

Badai Tropis Higos Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

TERBARU

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Berfokus pada Kesehatan Laut, UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2026 Hingga 15 April

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Jumlah Warga Lembata yang Mengungsi 7.968 Jiwa

Dentuman di Langit Cirebon Akibat Meteor Besar Masuk Atmosfer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.