
Menurut penulis, spesies baru Apanthuretta markuslasuti, dinamai untuk menghormati Prof. Markus Lasut dari Departemen Ilmu Kelautan dan Direktur Program Studi di Unsrat. Prof. Markus dinilai telah memberikan dukungan yang berkelanjutan dan efektif terhadap penelitian keanekaragaman hayati terumbu karang Indonesia. Begitu pula dengan Dr. Jane.
Terdapat pula penamaan spesies baru Eisothistos minahasaensis untuk nama lokasi temuan di perairan Minahasa, serta spesies Mesanthura ratulangii untuk mengabadikan nama Sam Ratulangi.
Invertebrata berukuran kecil di terumbu karang dan habitat sekitarnya di wilayah Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) masih kurang dipahami karena proses pengumpulan dan pemilahannya memakan waktu, banyak spesies berukuran sangat kecil dan jumlahnya terbatas, serta hanya sedikit ahli taksonomi yang mengenal kelompok hewan ini, tulis peneliti di jurnal Evolutionary Systematics, terbit 8 Oktober 2026.
Mengingat semakin memburuknya kondisi habitat di dekat pantai akibat dampak aktivitas manusia dan pemanasan global, ada kemungkinan spesies punah, bahkan sebelum keberadaannya sempat tercatat.
Melalui tulisan ini, peneliti telah berkontribusi pada pengetahuan mengenai Isopoda di wilayah Sulawesi Utara (Indonesia), tempat sebagian besar terumbu karang masih dalam kondisi baik.



