Pengelolaan spesimen koleksi fauna di MZB selama ini sudah memenuhi standar pengelolaan museum internasional.
Koordinator Pengelola Koleksi MZB, Nova Mujiono, Jum’at (14/01) mengatakan pelaksanaan pemrosesan spesimen sampai penyimpanan pun sudah mengikuti petunjuk atau buku panduan Pengelolaan Koleksi Zoologi (2006) dan baru-baru ini diberlakukan Prosedur dan Instruksi Kerja Pengelolaan Koleksi Spesimen fauna MZB sesuai dengan ISO 9001: 2008 (2013).
MZB didirikan oleh seorang ahli zoologi pertanian berkebangsaan Jerman J.C Koningsberger pada tahun 1894 yang bertugas mengoleksi dan meneliti serangga pada tanaman pertanian di Kebun Raya Bogor. Pada perkembangan selanjutnya, MZB ini mengalami kemajuan yang pesat seiring dengan bertambahnya koleksi.
Sejak 1894 hingga 5 Oktober 2021, MZB telah mengoleksi beberapa kelompok spesimen yaitu 42.617 mamalia, 37.429 burung (aves), 26.268 ikan, 32.648 amfibi, 22.441 reptilia, 24.819 moluska, 5.617 krustasea, 2.644.839 serangga, 1319 endoparasit acari, 12.001 ektoparasit, 2.673 collembola 144 chilopoda, dan 658 diplopoda.
Pada 2019, jumlah spesimen mamalia sebanyak 40.846, ikan 24.609, reptil 21.570, amfibi 31.365, burung 36.485, moluska 24.075, krustasea 5.383, serangga 2.293.860 dan spesimen Invertebrata lainnya 14.058.





Komentar tentang post