Koleksi Museum Zoologicum Bogoriense Bertambah Menjadi 2,8 Juta Spesimen

Museum Zoologi Bogor di masa lalu. FOTO: KOLEKSI LIPI.GO.ID

Darilaut – Koleksi pusat depositori kekayaan fauna Indonesia di Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) bertambah menjadi 2.853.473 spesimen. Sebelumnya, dua tahun lalu koleksi di MZB sebanyak 2.792.611 spesimen.

Jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya seiring dengan penambahan koleksi yang berasal dari aktivitas riset dan ini akan menjadikan MZB sebagai museum fauna dengan koleksi ilmiah terbesar di Asia Tenggara.

Sebagai badan riset kebanggaan Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki banyak fasilitas infrastruktur riset. MZB yang terletak di Kompleks Cibinong Science Center – Botanical Garden (CSC-BG) di Cibinong, Kabupaten Bogor yang merupakan pusat depositori nasional kekayaan fauna berupa beragam koleksi spesimen fauna dari seluruh Indonesia.

Saat ini MZB dikelola oleh Pusat Riset Biologi BRIN. Koleksi spesimen yang disimpan di MZB adalah koleksi rujukan berstandar internasional dan merupakan salah satu aset yang sangat penting dan berharga bagi Negara Indonesia.

Tugas utama Pusat Riset Biologi BRIN menambah jumlah dan merawat koleksi rujukan fauna tersebut.

Sebagaimana koleksi rujukan, aset yang sangat berharga tersebut menjadi sarana yang dapat diakses oleh para peneliti dari dalam dan luar BRIN.

Peningkatan layanan untuk kebutuhan riset nasional berupa spesimen ini tidak saja dapat diakses secara fisik tetapi telah terdigitalisasi sehingga lebih mudah bagi pengguna. Oleh sebab itu pengelolaan yang bertanggung jawab akan terus dilakukan.

Pengelolaan spesimen koleksi fauna di MZB selama ini sudah memenuhi standar pengelolaan museum internasional.

Koordinator Pengelola Koleksi MZB, Nova Mujiono, Jum’at (14/01) mengatakan pelaksanaan pemrosesan spesimen sampai penyimpanan pun sudah mengikuti petunjuk atau buku panduan Pengelolaan Koleksi Zoologi (2006) dan baru-baru ini diberlakukan Prosedur dan Instruksi Kerja Pengelolaan Koleksi Spesimen fauna MZB sesuai dengan ISO 9001: 2008 (2013).

MZB didirikan oleh seorang ahli zoologi pertanian berkebangsaan Jerman J.C Koningsberger pada tahun 1894 yang bertugas mengoleksi dan meneliti serangga pada tanaman pertanian di Kebun Raya Bogor. Pada perkembangan selanjutnya, MZB ini mengalami kemajuan yang pesat seiring dengan bertambahnya koleksi.

Sejak 1894 hingga 5 Oktober 2021, MZB telah mengoleksi beberapa kelompok spesimen yaitu 42.617 mamalia, 37.429 burung (aves), 26.268 ikan, 32.648 amfibi, 22.441 reptilia, 24.819 moluska, 5.617 krustasea, 2.644.839 serangga, 1319 endoparasit acari, 12.001 ektoparasit, 2.673 collembola 144 chilopoda, dan 658 diplopoda.

Pada 2019, jumlah spesimen mamalia sebanyak 40.846, ikan 24.609, reptil 21.570, amfibi 31.365, burung 36.485, moluska 24.075, krustasea 5.383, serangga 2.293.860 dan spesimen Invertebrata lainnya 14.058.

Spesimen yang ada di MZB diawetkan dengan dua cara, yaitu spesimen kering dan spesimen basah.

Spesimen kering dapat berbentuk kulit, bulu, dan tulang, sedangkan spesimen basah dapat berupa tubuh utuh atau organ dalam yang direndam dalam alkohol 70%. Kedua tipe pengawetan spesimen tersebut disimpan dengan cara berbeda.

Exit mobile version