Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

redaksi
3 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Ilustrasi kebakaran. FOTO: DARILAUT.ID

Tidak hanya itu, dalam beberapa hari terakhir, hujan juga teramati di wilayah Jabodetabek. Pada periode 28 – 30 September 2026, hujan dengan intensitas lebat terjadi di wilayah Kabupaten Bogor (96.1 mm/hari) dan Kota Tangerang Selatan (70 mm/hari).

Kejadian hujan tersebut berkaitan dengan pengaruh dinamika atmosfer skala regional dan lokal, antara lain aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial, suhu muka laut yang relatif hangat, serta tren Monsun Australia yang melemah, sehingga aliran udara kering dari Australia berkurang.

Kondisi ini membuat pengaruh area udara kering di sekitar Jawa tidak sekuat sebelumnya. Akibatnya, peluang masuknya udara yang lebih lembap ke wilayah Jawa, termasuk Jabodetabek, menjadi lebih besar.

Interaksi berbagai faktor tersebut kemudian meningkatkan ketersediaan uap air dan mendukung proses pengangkatan massa udara, sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan lebat hingga sangat lebat secara lokal.

Kondisi ini menunjukkan adanya kontras cuaca antar wilayah. Sebagian wilayah masih mengalami kondisi kering yang meningkatkan kerawanan kebakaran hutan dan lahan, sementara wilayah lainnya tetap dapat mengalami hujan lebat hingga sangat lebat secara lokal.

Hujan yang terjadi secara singkat dan tidak merata juga belum tentu cukup untuk mengakhiri kondisi kering secara luas, terutama di wilayah yang telah mengalami defisit hujan dalam waktu cukup panjang, kata BMKG.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BMKGKekeringanPotensi HujanTitik Panas
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

Next Post

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Postingan Terkait

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

3 Oktober 2026
Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

3 Oktober 2026

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

Next Post
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

TERBARU

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

AmsiNews

REKOMENDASI

Deskripsi Jenis Kelamin dan Tubuh Hiu Berjalan Halmahera

Penyu Lekang Mati Terdampar di Pulau Santen, Banyuwangi

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

SS-1 Menjadi Tonggak Penting Penelitian Luar Angkasa Indonesia

Pemilu 2024 Tinggal 2000 Jam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.