Sabtu, Oktober 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi La Nina Terjadi di Wilayah Pasifik Tropis

redaksi
15 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
WMO: Sebagian Wilayah Indonesia Mengalami Curah Hujan di Bawah Normal

Potensi curah hujan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Periode suhu permukaan laut (SST) yang lebih dingin dari rata-rata di Samudra Pasifik khatulistiwa dimulai pada Agustus 2025, menurut Departemen Sains dan Teknologi – Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Department of Science and Technology-Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (DOST-PAGASA).

Hal ini terus berlanjut dan semakin menguat hingga mencapai ambang batas kondisi La Nina sebesar -0,5°C anomali suhu permukaan laut atau sea surface temperature anomaly (SSTA) pada September 2025, “sebagaimana ditunjukkan oleh indikator samudra dan atmosfer terkini,” kata Nathaniel T. Servando, Ph.D, Administrator DOST-PAGASA, dalam siaran pers pada Jumat (10/10.

Menurut Nathaniel, kondisi La Nina terjadi jika SSTA (Indeks Samudra Nino) selama satu bulan terpantau -0,5°C atau kurang dan ekspektasi bahwa SSTA (Indeks Samudra Nino) selama 3 bulan -0,5°C atau kurang akan terpenuhi (yaitu, September-Oktober-November (SON), Desember-Januari-Februari (DJF)).

Kondisi La Nina kemungkinan akan berlanjut setidaknya hingga musim DJF 2025-2026 sebagaimana ditunjukkan oleh beberapa model iklim, kata Nathaniel.

Dengan perkembangan ini, menurut Nathaniel, peluang curah hujan di atas normal pada Oktober 2025 hingga Februari 2026 diperkirakan lebih tinggi, terutama di sepanjang wilayah timur Filipina.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: La NinaPAGASASamudra Pasifik
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Workshop Konselor Sebaya, Strategi UNG Bangun Lingkungan Kampus yang Peduli dan Inklusif

Next Post

Negara Anggota G20 Mendeklarasikan Dukungan Peringatan Dini untuk Semua

Postingan Terkait

Satelit Sentinel-6 Ambil Alih Pengukuran Permukaan Laut Global

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

31 Oktober 2026
Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

31 Oktober 2026

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Hujan Lebat Membayangi Kondisi Panas dan Kekeringan

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Next Post
Sistem Peringatan Dini Dapat Menyelamatkan Jiwa

Negara Anggota G20 Mendeklarasikan Dukungan Peringatan Dini untuk Semua

TERBARU

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

AmsiNews

REKOMENDASI

Jarang Diteliti, Kelompok Macaca hecki Terlihat di Tibawa

Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Apa Saja yang Anda Ketahui tentang Tuna? Ini Kuisnya …

Mangrove Ditebang, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Kegiatan Reklamasi Masih Menimbulkan Pro dan Kontra

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.