Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tabrakan 2015, Lambung Kapal Tanker Alyarmouk Robek

redaksi
21 September 2018
Kategori : Berita
0
Banyak Kasus Tumpahan Minyak dan Tabrakan Terumbu Karang di Indonesia

Kapal MV Alyarmouk. FOTO: DOK. KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

SAMA seperti Montara dan kapal pesiar Caledonian Sky, kasus tabrakan kapal tanker MT Alyarmouk dan MV Sinar Kapuas di Selat Singapura, perbatasan dengan Indonesia belum ada penyelesaian akhir.

Pada 2 Januari 2015, Kapal MT Alyarmouk berbendera Libya dan MV Sinar Kapuas terdaftar di Singapura tabrakan di perairan perbatasan Singapura dan Indonesia. Akibat tabrakan ini menyebabkan robeknya lambung kapal Alyarmouk yang sedang dalam pelayaran menuju China.

Kapal ini menumpahkan minyak bertipe Madure Crude Oil, yang menyebar hingga ke perairan Kepulauan Riau.

Pihak Direktorat Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, langsung koordinasi penanganan dengan pihak yang berwenang. Koordinasi awal sebagai tindakan respon cepat dari kasus tumpahan minyak di kawasan perbatasan Indonesia dan Singapura juga langsung dilakukan.

Berbagai kementerian dan lembaga terkait telah membawa data sebagai bahan pertimbangan. Seperti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang membawa data penginderaan jauh melalui satelit Radarsat yang dioperatori oleh Tim INDESO Project. Akuisisi citra dilakukan pada 13 Januari 2015.

Informasi dari Indonesia Ocean Forecasting System (INAOFS), sepanjang tanggal 2 hingga 11 Januari 2015, kondisi pola arus permukaan dipengaruhi oleh Northwest Monsoon yang polanya mengarah ke Selatan. Ini mengakibatkan tumpahan minyak menuju wilayah perairan Bintan Timur.

Namun, hingga kini kasus tersebut belum ada kejelasan. Masyarakat yang terdampak kasus tersebut mengajukan klaim ganti rugi melalui class action.

Kasus ini expired pada Januari 2018. Hal ini sesuai dengan perjanjian intenational bahwa status hukum kasus International akan expired setalah 3 (tiga) tahun.*

Tags: IndonesiaTumpahan minyak
Bagikan30Tweet19KirimKirim
Previous Post

Belum Jelas Penyelesaian Kasus Kapal Caledonian Sky Kandas di Raja Ampat

Next Post

Himika Unsrat dan SSI Kerjasama Pelatihan Menyelam

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

15 April 2026
AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

15 April 2026

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Next Post
Himika Unsrat dan SSI Kerjasama Pelatihan Menyelam

Himika Unsrat dan SSI Kerjasama Pelatihan Menyelam

Komentar tentang post

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

AmsiNews

REKOMENDASI

BRIN dan OceanX Perkuat Riset Global Bidang Oseanografi

Mahasiswa UNG Lulus 100% Uji Kompetensi Profesi Dokter

Topan Talim Mendekati Guangdong dan Hainan, Hong Kong Umumkan Sinyal Badai

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Universitas Negeri Gorontalo Buka Program Doktor Ekonomi

Pembangunan Kampung Nelayan di Toli-Toli Rampung 100 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.