“Konvensi ini merupakan pencapaian penting,” kata Alberto Pacheco Capella, Kepala Cabang Laut Regional UNEP.
“Konvensi ini datang pada saat yang kritis bagi Mediterania dan menetapkan pola untuk diplomasi lingkungan selama beberapa dekade.”
Konvensi Barcelona menandai keberhasilan pertama dari Program Laut Regional yang masih baru, yang sejak itu telah berkembang menjadi upaya global untuk melindungi perairan asin di dunia.
Program ini didirikan berdasarkan gagasan bahwa kerja sama internasional sangat penting untuk melindungi laut, yang menyediakan makanan dan lapangan kerja bagi ratusan juta orang di seluruh dunia.
Saat ini, lebih dari 145 negara berpartisipasi dalam perjanjian laut regional, yang mencakup 18 perairan, dari Teluk Arab hingga Laut Karibia. Konvensi dan rencana aksi ini, beberapa di antaranya berisi aturan yang mengikat secara hukum, menekankan pembuatan kebijakan yang didukung oleh sains.
Mereka telah memainkan peran penting dalam melindungi keanekaragaman hayati, membendung polusi, memperkuat ekonomi berbasis laut, menyebarkan ilmu pengetahuan mutakhir, dan mendukung komunitas pesisir, terutama mereka yang berjuang dengan dampak perubahan iklim.
“Selama beberapa dekade, Program Laut Regional telah menunjukkan apa yang mungkin terjadi ketika negara-negara bekerja sama,” kata Pacheco Capella.




