Darilaut – Korban meninggal dunia bencana tanah longsor di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo sebanyak 23 orang.
Sampai saat ini, tim SAR gabungan sudah melakukan evakuasi ”23 korban meninggal dunia dan kita masih mencari sekitar 39 (orang),” kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan RI, Marsekal Madya Kusworo, pada Selasa (9/7).
Kusworo berada di Gorontalo untuk kunjungan kerja dan memonitor langsung upaya pencarian dan pertolongan korban longsor di lokasi pertambangan emas rakyat.
Berikut ini daftar korban meninggal dunia yang tercatat di Posko Pendataan Korban Bencana Longsor Tambang Emas Tulabolo, hingga Selasa (9/) malam:
1. Fatma Adita (P) 40 tahun, Tulabolo, Suwawa Timur, Bone Bolango
2. Dewa Saputra (L) 4 Tahun, Tulabolo, Suwawa Timur, Bone Bolango
3. Samsiar Buhungo (L) 48 tahun, Monano, Kecamatan Bone
4. Alfian Manenge (L) 17 tahun, Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow
5. Lukman (L)…. Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
6.Alfian Mamonto (L) 8 tahun, Kotamobagu
7. Rahmat Nurhamidi (L) 21 tahun, Duloduo, Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow
8. Rina Muhammad (P) 50 tahun, Tuloa, Bulango Utara, Bone Bolango
9. Ramlah Kumuria (L) 40 tahun, Suwawa Selatan, Bone Bolango
10. Rudin Kunye (L) 55 tahun, Tulabolo, Suwawa Timur, Bone Bolango
11. Abdullah (L) 21 tahun, Pentadio Timur
12. Hendra Pakaya (L) 30 tahun
13. Pandris Uno (L) 47 tahun
14. Roy Kusnina (L) 22 tahun
15. Arjun Djafar (L) 22 tahun
16. Risno Jafar (L) 48 tahun
17. Hamdan Moh. Kango (L) 50 tahun
18. Aprianto Yusuf (L)
19. Belum teridentifikasi (L)
20. Ipen Towalu (L) 48 tahun
21. Kevin Pakaya (L) 17 tahun
22. Samsir Tohopi (L) 36 tahun
23. Sarinda Igirisa (P) 42 tahun
