NDRRMC juga menyebutkan rumah rusak berjumlah 57.252 rumah, dimana 47.229 rumah tergolong rusak sebagian dan 10.023 rumah rusak total.
Gempa Susulan
Hingga Senin (15/6), Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mencatat 6.144 gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 1,2 hingga 6,4.
Setidaknya 1.473 gempa susulan telah terlokalisasi, dan 78 dirasakan, kata Phivolcs.
Setelah gempa Sarangani berkekuatan 7,8 yang mengguncang sebagian Mindanao pada 8 Juni lalu, deformasi (perubahan bentuk) tanah terlihat di wilayah Sarangani dan General Santos City.
Berdasarkan penilaian udara dan darat, tanah longsor, retakan tegangan, amblesan jalan, dan longsoran batu terlihat di beberapa wilayah di Sarangani, Davao Occidental dan General Santos City, Glan dan Malapatan, Sarangani, sebagian Jalan General Santos dan T’boli, serta beberapa bagian Jalan Pesisir Barat Sarangani-Davao, kata Direktur Phivolcs Teresito Bacolcol.
Gempa Darat
Pada Senin malam gempa darat mengguncang ujung selatan Pulau Mindanao, dekat Sarangani.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa yang terjadi Senin pukul 22.30.22 Wita (22.30.22 WIB) magnitudo 5,7 berada di kedalaman Kedalaman 10 km.
Titik koordinat lokasi gempa 5,60 LU – 125,39 BT. Pusat gempa berada didarat 209 barat laut Pulau Karatung, kata BMKG.




