Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Krisis Polusi Meningkat, 180 Negara Bahas Pembatasan Bahan Kimia Beracun

redaksi
28 April 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Indonesia Akan Re-Ekspor 79 Kontainer Limbah B3

Ilustrasi limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3). FOTO: KEMLU RI

Para delegasi dijadwalkan untuk memperdebatkan rekomendasi dari panel peninjau ilmiah yang menyerukan pihak-pihak di bawah Konvensi Stockholm untuk menghilangkan penggunaan tiga bahan kimia tahan lama yang dapat menumpuk pada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Tiga bahan kimia itu adalah chlorpyrifos, insektisida, beberapa parafin terklorinasi, yang digunakan dalam perekat dan sealant, serta asam perfluorokarboksilat rantai panjang, sering ditemukan dalam pengusir noda.

Perwakilan negara juga diperkirakan akan membahas penempatan pagar pembatas pada perdagangan lintas batas 10 bahan kimia, termasuk merkuri dan asbes, di bawah Konvensi Rotterdam.

Jika diadopsi, langkah itu akan mencegah negara-negara mengekspor bahan kimia tersebut ke negara lain tanpa persetujuan sebelumnya, sebuah prosedur yang awalnya dirancang untuk menghentikan pembuangan beracun di negara berkembang.

Juga akan ada segmen tingkat tinggi di mana para menteri pemerintah diharapkan untuk membahas bagaimana meningkatkan pengelolaan bahan kimia dan limbah.

Pembicaraan akan berlangsung dengan tema “Make Visible the Invisible“. Serangkaian acara sampingan, beberapa di antaranya akan diselenggarakan oleh UNEP, akan berlangsung bersamaan dengan negosiasi.

Hasil studi UNEP antara 40.000 dan 60.000 senyawa kimia secara teratur digunakan dalam produk komersial, mulai dari pupuk hingga elektronik.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Bahan Berbahaya Beracunlimbah B3Polusi KimiaUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Buka Program Studi Baru Sarjana Pendidikan Khusus

Next Post

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

Postingan Terkait

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

9 Juli 2026
Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

9 Juli 2026

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Next Post
1070 Tumbuhan Terancam Punah, 214 Spesies Kritis

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

TERBARU

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa UGM Bersih Pantai di Bacan

Intensitas Freddy Meningkat Menjadi Siklon Tropis Kategori 4

Bibit Siklon Tropis 98W Berada di Dekat Kepulauan Yap

Gelombang Laut Hingga 4 Meter, Topan Malakas Berjarak 1960 km Dari Tahuna

Rektor UNG: Perkuat Komitmen Membangun Pendidikan yang Berpihak pada Masa Depan

KLHK Lepas 945 Tukik Penyu Hijau dan Lekang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.