Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lama Menghilang, Tuna Sirip Biru Kembali ke Laut Inggris

redaksi
9 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Bluefin tuna

Tuna sirip biru Atlantik. FOTO: WIKIPEDIA

SETELAH 40 tahun tidak terlihat, tuna sirip biru (bluefin tuna) terlihat di laut Inggris. Kemunculan tuna sirip biru yang sekian lama menghilang itu tentunya menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah ilmuwan.

Mengapa ikan langka ini tiba-tiba kembali ke Inggris setelah hampir 40 tahun tidak terlihat?

Tuna sirip biru Atlantik ( Thunnus thynnus, Linnaeus 1758) salah satu spesies yang bermigrasi di lautan. Bluefin tuna masuk dalam Daftar Merah organisasi internasional konservasi alam IUCN (International Union for Conservation of Nature). Ikan ini dalam kategori terancam punah.

Akibat eksploitasi berlebihan, spesies ini menurun drastis di Atlantik. Terutama kurun waktu 1960-an hingga pertengahan 2000-an. Untuk memulihkan stok tuna sirip biru dilakukan langkah-langkah pengelolaan, dengan membatasi kuota penangkapan dalam jangka waktu tertentu.

Penelitian terbaru menjelaskan kemunculan tuna sirip biru ini di Inggis. Tim peneliti ini masing-masing Dr Robin Faillettaz dari University of Lille (Prancis), bersama rekannya dari Prancis Gregory Beaugrand dan Eric Goberville,kemudian dan Dr Richard Kirby dari Inggris.

Salah satu alasan kemunculan tuna sirip biru di Inggris, menurut hasil penelitian ini, karena laut di Inggris lebih hangat. Penelitian menunjukkan bahwa hilangnya dan kemunculan kembali tuna sirip biru di perairan Eropa dapat dijelaskan melalui variabilitas hidroklimatik Atlantic Multidecadal Oscillation (AMO).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Tuna sirip biru
Bagikan11Tweet7KirimKirim
Previous Post

Penyu Mati di Buol, Karapaks Retak, Kepala Pecah

Next Post

Ribuan Orang Tersengat Ubur-ubur Bluebottle di Pantai Australia

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Ubur-ubur bluebottles

Ribuan Orang Tersengat Ubur-ubur Bluebottle di Pantai Australia

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

3 Kapal Perintis Angkut Pelajar dan Mahasiswa ke Jayapura

Hilal Awal Ramadan 1445 H Masih Rendah

Pemerintah Menetapkan Awal Ramadan 1444 H Kamis 23 Maret

Indonesia dan Australia Bahas Penanggulangan Tumpahan Minyak di Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.