Presiden BEM UNG, Surya Reksa Umar, menyampaikan bahwa pelaksanaan Echoes of Tomini sejalan dengan arah kebijakan dan visi Universitas Negeri Gorontalo yang menitikberatkan pada pengembangan masyarakat berbasis kawasan, khususnya di wilayah Teluk Tomini. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjembatani kajian akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.
“Torosiaje menyimpan potensi sumber daya alam dan budaya yang luar biasa. Melalui pendekatan akademik, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi melalui riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat agar potensi tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar Surya.
Inisiatif yang lahir dari gerakan mahasiswa ini mendapat apresiasi dari pimpinan Universitas Negeri Gorontalo. Rektor UNG yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menilai bahwa kegiatan Echoes of Tomini merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan Teluk Tomini.
Amir menegaskan bahwa gerakan mahasiswa yang langsung menyentuh masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sosial dan pembangunan daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan gagasan-gagasan inovatif dan solutif yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.




