Hal ini dikarenakan beberapa longsor susulan masih terjadi, sehingga lokasi akses jalan KM 59 jalur piket nol Lumajang – Malang masih ditutup total.
Sebagai antisipasi, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau untuk masyarakat dan pemangku kebijakan daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
Ketika tidak terjadi hujan, warga dapat bergotong royong untuk mengidentifikasi kondisi tanah labil yang ada di sekitar.
Apabila terjadi hujan deras dengan durasi panjang, warga dapat segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman.
Banjir Bandang di OKU Selatan
Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, pada Rabu (5/7) menghanyutkan tiga warga.
Dua warga berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, namun satu orang ditemukan meninggal dunia.
Sebanyak 202 KK atau 457 jiwa terdampak bencana banjir bandang ini.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten OKU Selatan, Heri Pramono, mengatakan, korban meninggal dunia langsung dimakamkan pada hari yang sama. Adapun beberapa warga yang sebelumnya sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Laporan yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB dari BPBD OKU Selatan, peristiwa banjir bandang itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi yang cukup lama dan memicu luapan sungai Saka dan sungai Selabung.





Komentar tentang post