Lumba-lumba pink ini tersebar di Bangladesh, Brunei, Southern China termasuk di Hongkong dan Macau, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.
Mengutip Bbc.com. lumba-lumba pink asal Hong Kong sebenarnya adalah Lumba-lumba Punggung Bungkuk Indo-Pasifik, atau Lumba-lumba Putih asal China.
Kulitnya tidak berwarna pink. Mamalia ini tinggal di air keruh yang minim cahaya matahari sehingga kekurangan pigmentasi.
Darah hangat yang mengalir dekat dengan permukaan kulit memberi kesan warna merah muda seperti permen karet.
Nelayan Hong Kong telah mengetahui mamalia tersebut selama berabad-abad. Mereka menyebut lumba-lumba tersebut Hak Kei (tabu hitam) atau Pak Kei (tabu putih).
Sementara Lumba-lumba sungai Amazon, mengutip Worldwildlife.org, juga dikenal sebagai lumba-lumba sungai merah muda atau boto yang hanya hidup di air tawar.
Lumba-lumba Ini ditemukan di sebagian besar lembah sungai Amazon dan Orinoco di Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru, dan Venezuela.
Ini adalah cetacea air tawar yang populasinya masih ribuan. Namun, di wilayah tertentu tergolong rentan karena bendungan yang memecah dan mengancam populasi tertentu, dan dari ancaman lain seperti pencemaran sungai dan danau.
Menurut IUCN, lumba-lumba sungai Amazon berstatus EN atau Endangered (Terancam Punah).





Komentar tentang post