Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lumba-Lumba Merah Muda

redaksi
24 Agustus 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Lumba-Lumba Merah Muda

Lumba-lumba merah muda (pink). FOTO: VIA MYDIGITALNEWS.IN

Lumba-lumba pink ini tersebar di Bangladesh, Brunei, Southern China termasuk di Hongkong dan Macau, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Mengutip Bbc.com. lumba-lumba pink asal Hong Kong sebenarnya adalah Lumba-lumba Punggung Bungkuk Indo-Pasifik, atau Lumba-lumba Putih asal China.

Kulitnya tidak berwarna pink. Mamalia ini tinggal di air keruh yang minim cahaya matahari sehingga kekurangan pigmentasi.

Darah hangat yang mengalir dekat dengan permukaan kulit memberi kesan warna merah muda seperti permen karet.

Nelayan Hong Kong telah mengetahui mamalia tersebut selama berabad-abad. Mereka menyebut lumba-lumba tersebut Hak Kei (tabu hitam) atau Pak Kei (tabu putih).

Sementara Lumba-lumba sungai Amazon, mengutip Worldwildlife.org, juga dikenal sebagai lumba-lumba sungai merah muda atau boto yang hanya hidup di air tawar.

Lumba-lumba Ini ditemukan di sebagian besar lembah sungai Amazon dan Orinoco di Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru, dan Venezuela.

Ini adalah cetacea air tawar yang populasinya masih ribuan. Namun, di wilayah tertentu tergolong rentan karena bendungan yang memecah dan mengancam populasi tertentu, dan dari ancaman lain seperti pencemaran sungai dan danau.

Menurut IUCN, lumba-lumba sungai Amazon berstatus EN atau Endangered (Terancam Punah).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CetaceaIUCNLumba-lumbaLumba-Lumba PinkLumba-lumba putih ChinaMamalia laut
Bagikan37Tweet23KirimKirim
Previous Post

Dwi Listyo Rahayu, Satu-Satunya Taksonom Kelomang di Indonesia

Next Post

Perubahan Iklim: Gejala Mengkhawatirkan Mencairnya Bongkahan Es di Kutub

Postingan Terkait

Lere Palu

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

6 November 2026
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

6 November 2026

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Next Post
Padang Lamun Indonesia Terluas di Asia Tenggara

Perubahan Iklim: Gejala Mengkhawatirkan Mencairnya Bongkahan Es di Kutub

Komentar tentang post

TERBARU

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Kapal Bersejarah Penjelajah Antartika “Endurance” Ditemukan di Kedalaman 3008 Meter

Setelah Mendarat di Filipina Topan Kalmaegi Menuju Vietnam

Lebih Dari 90% Lautan Pernah Mengalami Kondisi Gelombang Panas

Kepingan Kapal Selam Titan yang Meledak di Samudra Atlantik Dibawa ke Darat

Indonesia Selesaikan 6 Batas Dengan Negara Tetangga, Salah Satunya Segmen Laut Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.