“Melalui program KKN MBKM, UNG terus mempertegas perannya sebagai kampus yang hadir langsung di tengah masyarakat, mendorong transformasi digital, serta menghadirkan solusi inovatif untuk mendukung tata kelola desa yang lebih maju dan responsif terhadap kebutuhan publik.”
Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Aparatur Desa Lahumbo mengakui bahwa kehadiran website desa memberikan kemudahan signifikan, terutama dalam penyediaan data dan layanan administrasi yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama. Website tersebut juga dianggap membantu memperkuat transparansi, karena informasi mengenai penggunaan anggaran desa, program pembangunan, dan laporan kegiatan kini dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam program ini menjadi pengalaman berharga dalam mengaktualisasikan ilmu administrasi publik. Mereka tidak hanya belajar merancang konsep layanan publik digital, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami dinamika pelayanan di tingkat desa, serta melihat secara nyata bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan warga.
Digitalisasi layanan publik melalui website Desa Lahumbo menjadi contoh konkret bagaimana kampus, pemerintah desa, dan masyarakat dapat berkolaborasi membangun tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Inisiatif ini sekaligus membuka peluang bagi desa-desa lain untuk mengadopsi langkah serupa, sehingga transformasi digital tidak hanya menjadi agenda kota besar, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput masyarakat pedesaan.




