Kabupaten Gorontalo Utara
Peristiwa itu terjadi pada 26 Mei 2026 mengakibatkan ribuan warga terdampak, puluhan rumah mengalami kerusakan, serta sejumlah fasilitas umum ikut terdampak.
Hujan mengguyur Gorontalo Utara, pada Selasa mulai pukul 15.30 hingga 17.20 Wita. Kondisi tersebut menyebabkan banjir dengan ketinggian muka air berkisar antara 100 hingga 250 sentimeter di sejumlah desa di Kecamatan Biau.
Di Desa Bualo tercatat 190 kepala keluarga (KK) atau 771 jiwa, 190 unit rumah terdampak dan dua unit rumah mengalami kerusakan ringan. Desa Didingga, sebanyak 128 KK atau 696 jiwa, 128 unit rumah terdampak, dua unit rumah rusak total, 16 unit rumah rusak berat, serta satu rumah ibadah mengalami kerusakan ringan.
Desa Biau mencatat 188 KK atau 717 jiwa, 188 unit rumah terendam banjir. Desa Omuto 168 KK atau 562 jiwa, 168 unit rumah terdampak. Desa Luhuto tercatat sebanyak 52 KK atau 512 jiwa, 52 unit rumah terendam banjir.
Secara keseluruhan, menurut BPBD Provinsi Gorontalo, banjir di Kecamatan Biau 726 KK atau 3.258 jiwa dengan total 726 unit rumah terdampak. Banjir telah surut, namun masih menyisakan lumpur dan material lainnya di rumah-rumah warga.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat kondisi banjir bandang di Kabupaten Gorontalo Utara. Hingga Senin (1/6) dilaporkan bahwa banjir telah surut dan menyisakan material kayu serta lumpur di lingkungan permukiman warga terdampak.




