Darilaut – Meski paus paruh Blainville (Blainville’s Beaked Whale) memiliki distribusi paling luas untuk genus Mesoplodon, masih sedikit informasi tentang spesies ini di lautan.
Dalam beberapa kasus, menurut Australian Museum dan NOAA Fisheries, sulit untuk mengidentifikasi spesies ini dengan akurat.
Menurut NOAA Fisheries, paus paruh Blainville (Blainville’s Beaked Whale) termasuk penyelam laut dalam. Penyelaman reguler berkisar antara 20 hingga 45 menit.
Umumnya, penyelaman spesises ini mencapai kedalaman setidaknya 1.600 hingga 3.300 feet (kaki) atau 488 hingga 1000 meter.
Tercatat pula penyelaman Paruh Blainville mencapai lebih dari 54 menit, dengan kedalaman 4.600 ft atau 1402 meter.
Saat menyelam, Blainville menghisap untuk memakan ikan kecil dan cephalopoda seperti cumi-cumi di dalam air.
Belum diketahui berapa lama hidup Blainville. Namun, kata NOAA Fisheries, kematangan seksual diperkirakan di usia sekitar 9 tahun.
Secara seksual betina dewasa akan melahirkan anak dengan panjang sekitar 6 hingga 8,5 ft dengan berat sekitar 130 pon atau 60kg.
Ancaman Populasi
Ancaman utama Blainville karena terjerat atau ditangkap dalam jaring insang hanyut pelagis di Samudra Hindia (lepas pantai Seychelles dan Australia barat). Begitu pula di lepas pantai Atlantik AS.
Perahu penangkap ikan Jepang di Samudra Hindia secara kebetulan menangkap paus Paruh Blainville. Kadang-kadang paus ini ditangkap sebagai tangkapan sampingan dalam perburuan yang menargetkan cetacea kecil.
Pada akhir April 2025, seekor paus paruh Blainville ditemukan terdampar dalam kondisi mati di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Paus ini dengan panjang mencapai 3,2 meter.
Saat ditemukan di pantai Padahidoi, Desa Kolorae, Kecamatan Raijua, paus ini baru mati atau kondisi kode 2.
Laporan awal Blainville terdampar diterima dari warga setempat. Kemudian disampaikan oleh Kepala Desa Kolorae kepada Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Australian Museum mencatat kasus terdampar spesies ini telah terjadi di seluruh jangkauan, termasuk pantai utara dan selatan Australia hingga sejauh selatan hingga 41°S.
“Tiga terdampar juga terjadi di Selandia Baru utara,” tulis Australian Museum.
Menurut NOAA Fisheries beberapa paus paruh mati karena menelan sampah plastik berupa puing-puing laut atau marine debris.
Cetacea yang menyelam dalam, seperti paus paruh Blainville, menggunakan suara untuk memangsa, berkomunikasi, dan bernavigasi di lautan.
NOAA Fisheries mengatakan terdamparnya spesies ini di Bahama karena trauma akustik telah dikaitkan dengan penggunaan sonar aktif selama kegiatan dan latihan militer angkatan laut.
Polusi suara mengancam paus paruh Blainville dengan mengganggu perilaku normal dan mengusir mereka dari area yang penting bagi kelangsungan hidup mereka, seperti perairan tempat berkembang biak dan memberi makan.
Paus Paruh Blainville dengan nama ilmuah Mesoplodon densirostris adalah anggota keluarga paus paruh yang kurang dikenal, Ziphiidae.
Spesies ini hidup di perairan tropis hingga iklim sedang di seluruh dunia. Biasanya ditemukan di perairan lepas pantai yang dalam dari landas kontinen dan sering dikaitkan dengan struktur geologi bawah laut yang curam, seperti tepi, ngarai bawah laut, gunung laut, dan lereng benua.
Saat dewasa, Blainville dapat mencapai panjang sekitar 15 hingga 20ft (4,5 – 6 m) dan berat 1,800 hingga 2,300 pon atau 816 -1,043m.
Jantan dewasa dapat dengan mudah dibedakan dari betina dan remaja melalui sepasang gigi besar, yang terlihat seperti gading meletus dan mengarah ke depan dari rahang bawah yang sangat melengkung.
Gigi seperti gading ini terkadang ditutupi dengan teritip. Betina dan remaja juga memiliki gigi, tetapi tersembunyi di bawah jaringan gusi mulut, dan garis rahang kurang melengkung.
Paus paruh Blainville memiliki tubuh bulat berukuran sedang dengan sirip punggung kecil, lebar, sedikit bengkok yang terletak jauh di punggung hewan.
Mereka memiliki dahi (atau melon) yang rendah, miring, dan tidak jelas. Warnanya bervariasi dari abu-abu gelap hingga kecoklatan dan kebiruan.
Kulit mungkin tampak keriput di daerah punggung dan ditutupi dengan bekas luka berbentuk linier dan oval dan tanda lainnya. Individu, terutama jantan dewasa, menumpuk bekas luka dan goresan seiring bertambahnya usia.
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mamalia
Ordo: Cetacea
Subordo : Odontoceti
Keluarga : Ziphidae
Genus : Mesoplodon
Spesies : densirostris
