Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menelusuri Faktor Penyebab Pencemaran Air

redaksi
1 Maret 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Hanya 8 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Ringan, 46 Persen Berat

Sebagian besar sungai di Indonesia tercemar berat. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dosen Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi bandung (ITB) Dr Dasapta Erwin Irawan mengatakan kita sering membayangkan bahwa pencemaran adalah sesuatu yang besar, contohnya pencemaran radioaktif yang terjadi di Chernobyl dan Fukushima atau pencemaran Kromium yang pernah terjadi di Amerika.

Padahal, kata dosen pada Kelompok Keahlian Geologi Terapan ini, pencemaran tidak harus sesuatu yang besar, melainkan banyak hal yang luput dari pandangan kita menjadi penyebab dari pencemaran air, seperti pembuangan hasil kegiatan mencuci piring atau pakaian.

Menurut Erwin, tanpa kita sadari, air dari pencucian piring dan pakaian yang ada di atas permukaan tanah, seperti air sungai, bisa berinteraksi dengan air tanah lama-kelamaan.

Interaksi ini dapat mengubah kondisi kedua air tersebut dari segi kuantitas dan kualitas. Dari segi kualitas, apabila air sungai tercemar maka air tanah lama-kelamaan akan mengalami penambahan zat organik, seperti bakteri, dan zat anorganik, seperti logam–logam berat.

Seperti dilansir Itb.ac.id, Program Studi Teknik Geologi ITB kembali melanjutkan rangkaian kegiatan webinar Geologi ITB Menyapa: Solidaritas untuk Negeri edisi ketiga belas. Webinar yang diadakan pada Sabtu, (20/2) lau dengan nara sumber Dr Erwin.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBKesehatan EkosistemPencemaran LingkunganSungai Tercemar
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksinasi COVID-19 untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Gorontalo

Next Post

Dampak Siklon Tropis Marian pada Gelombang Laut

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
Dampak Siklon Tropis Marian pada Gelombang Laut

Dampak Siklon Tropis Marian pada Gelombang Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Bayi Dugong Terdampar di Polewali Mandar

Gerindra Akan Membangun Kantor DPD Provinsi Gorontalo Secara Gotong Royong

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Paus Kogia Hamil Terdampar di Pandeglang, Banten

BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.