Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengapa Pengeboman Ikan di Perairan Togean Masih Marak Terjadi

redaksi
6 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Mengapa Pengeboman Ikan di Perairan Togean Masih Marak Terjadi

Nelayan Kogito, di Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-una, sedang melakukan patroli rutin di perairan Kadoda. FOTO: WA ODE SARITILAWA

Titania Aminullah, mengatakan, alasan utama nelayan menggunakan bom atau bahan beracun dalam kegiatan menangkap ikan untuk meningkatkan pendapatan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Penjelasan Titania mengenai kesejahteraan nelayan sejalan dengan temuan dalam jurnal penelitian yang dilakukan peneliti LIPI (sekarang BRIN) Deshinta Vibriyanti yang dipublikasikan pada 2019.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan sangat bergantung pada hasil tangkapan, karena besarnya tangkapan secara langsung memengaruhi pendapatan yang mereka peroleh untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Patroli rutin di perairan Kadoda. FOTO: WA ODE SARITILAWA

Dengan demikian aktivitas destructive fishing seperti penggunaan bom sudah seharusnya menjadi perhatian serius  pemerintah. Bukan hanya fokus pada penegakan hukum tetapi juga mengentaskan kemiskinan struktural.

Perlu terobosan baru sebagai upaya meningkatkan dan mendorong pendapatan nelayan kecil di tengah keterbatasan yang mereka rasakan. Selain itu, penguatan di bidang pendidikan berbasis kearifan lokal juga sangat dibutuhkan sebagai upaya memberikan penyadartahuan kepada anak-anak sekolah dalam pelestarian ekosistem laut. (Wa Ode Saritilawa)

Halaman 5 dari 5
Sebelumnya1...45
Tags: Bom Ikandestructive fishingPerikanan guritaTaman Nasional Kepulauan Togean
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Pertemuan Dewan Keamanan, Tindakan AS di Venezuela Pelanggaran Piagam PBB dan Terorisme Maritim

Next Post

Siklon Tropis Jenna Terus Menguat di Selatan Barat Daya Kepulauan Cocos

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
Siklon Tropis Jenna Terus Menguat di Selatan Barat Daya Kepulauan Cocos

Siklon Tropis Jenna Terus Menguat di Selatan Barat Daya Kepulauan Cocos

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

9 Insiden Maritim Terjadi Saat Topan Gaemi Melintasi Taiwan

Merekam Sejarah Laut Indonesia Melalui Ilmu Paleo Oseanografi

Episenter Gempa Lombok di Darat, Tetapi Menimbulkan Tsunami

Rekor Tertinggi Suhu Permukaan Laut, Dunia Mencatat Bulan Juli terhangat Kedua Dalam Sejarah

Kapal Ikan Tenggelam, 2 Nelayan Hilang di Perairan Kupang

Libatkan 7,6 Juta Relawan, Indonesia Pimpin Aksi Cleanup Terbesar di Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.