Di Desa Betahwalang terdapat 670 unit kapal perikanan yang melakukan penangkapan rajungan dan desa ini telah ditetapkan sebagai kampung rajungan.
Susi meminta kepada masyarakat agar dapat mengelola Rajungan secara berkelanjutan dengan menggunakan API ramah lingkungan dan jangan menangkap rajungan yang bertelur. Selain itu, menjaga kampung dengan tidak membuang sampah di sungai atau laut.
Sebelumnya, Susi bersama para nelayan melakukan Sedekah Bumi dan Laut di Pantai Betahwalang berupa pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur. Acara dilanjutkan dengan penebaran benih kepiting sebanyak 10.000 ekor, rajungan 30.000 ekor, dan udang windu 100.000 ekor di perairan di pantai tersebut.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M Zulficar Mochtar mengatakan, KKP melakukan beragam kegiatan dan menyerahkan sejumlah bantuan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan, dilaksanakan kegiatan diversifikasi usaha bagi nelayan dan keluarga nelayan berupa pembuatan bubu rajungan, makanan olahan dari rajungan, dan penanganan sampah plastik (ecobrik).
“Selain itu juga dilakukan pengurusan dokumen kapal, melalui Gerai Terpadu Pelayanan Status Hukum Kapal Perikanan dan Kepelautan yang terdiri dari Pas Kecil, Surat Ukur Sementara, Buku Kapal Perikanan, Bukti Pencatatan Kapal Perikanan, serta Pendaftaran Asuransi Ketenagakerjaan,” ujar Zulficar.





Komentar tentang post