Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Sampah Plastik 9 Negara Ditemukan di Pulau Nasi, Aceh Besar

redaksi
8 Desember 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Botol plastik

Sampah berupa botol plastik di Pulau Nasi, Aceh besar. FOTO: AJNN.NET

Aceh – Sembilan negara memasok sampah berupa botol plastik di Pulau Nasi, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Hasil riset yang dilakukan komunitas Sahabat Laut (SaLut) Aceh Desember 2017, ditemukan merk botol plastik dari berbagai negara. Seperti Maladewa, Malaysia dan China. Kemudian Thailand, Singapura, Sri Lanka, India, Bangladesh dan Myanmar.

SaLut Aceh menemukan botol plastik ini mendominasi sampah di pantai Dedap, Pulau Nasi.

SaLut merupakan kumpulan para aktivis lingkungan, dengan anggota berasal pemerhati lingkungan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat yang peduli dan tergerak terhadap isu-isu lingkungan.

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan Salut adalah Peugleh Pasie, suatu istilah Bahasa Aceh yang berarti “Bersih Pantai”.

“Pulau Nasi salah satu pulau terpencil yang ada di wilayah Aceh besar, di sini banyak kiriman sampah dari luar negeri,” kata anggota Komunitas Sahabat Laut dan akademisi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar, Rika Astuti, Sabtu (8/12).

Riset yang sudah dilakukan SaLut pada 2016 dan 2017 di Pulau Nasi, setiap sampel dikelompokkan ke dalam botol plastik, botol bukan plastik dan sampah bukan plastik.

Hasil penelitian Desember 2017 menunjukkan bahwa sampah yang ditemukan didominasi botol plastik (50,7 persen). Adapun persentase botol bukan plastik 41,5 persen dan sampah bukan plastik 7,7 persen.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: sampah plastik
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Pelibatan Masyarakat dan Swasta Atasi Sampah Plastik Harus Lebih Intensif

Next Post

Riset Sampah Plastik di Pulau Nasi, Aceh Besar

Postingan Terkait

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026
Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

17 April 2026

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Israel-AS Serang Depot Minyak di Teheran yang Bukan untuk Penggunaan Militer

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

INC Pilih Ketua Baru untuk Memimpin Negosiasi Perjanjian Global Tentang Polusi Plastik

Keberlanjutan Pariwisata Tak Dapat Dipisahkan Dari Pengelolaan Sampah yang Baik

Next Post
Sampah plastik

Riset Sampah Plastik di Pulau Nasi, Aceh Besar

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Keunggulan Togean

Kinerja Balai POM Gorontalo Mengalami Tren Positif

Nelayan Penangkap Rajungan

Mengenal Garam Gourmet di Bali Utara

Puluhan Penyu Tercampak Tsunami Selat Sunda Diselamatkan

1021 Calon Mahasiswa Bersaing Masuk Universitas Negeri Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.