Nelayan Bangka Selatan Melepas Hiu Paus

ISTIMEWA

Jakarta – Sejumlah nelayan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, melepas ikan hiu paus yang terjerat jaring nelayan. Hiu paus (Rhincodon typus) tersebut secara tidak sengaja masuk dalam jaring milenium yang ditebar di perairan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan

Kronologi kejadian, pada Rabu (30/10) pekan lalu, nelayan melepas jaring di perairan Tanjung Ketapang. Kemudian nelayan menduga hiu paus ini ikan biasa berukuran besar.

Nelayan membawa ikan besar tersebut menuju pangkalan di batu kodok. Setelah dibawa, nelayan tersebut baru mengetahui bahwa ikan tersebut jenis Hiu Paus dengan status perlindungan penuh.

Pada pukul 09.00 WIB, nelayan di Batu Kodok melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Petanian, Pangan, Perikanan Bangka Selatan.

Dinas terkait mengirim perwakilan, masing-masing 2 Kepala Seksi dan 2 staff ke lokasi kejadian. Turut serta Kepala Dinas Pertanian Pangan Perikanan Bangka Selatan untuk melihat secara langsung hiu paus tersebut.

Pukul 10.00 WIB, dilakukan penanganan dengan cara segera menarik hiu paus tersebut menggunakan perahu ke tengah laut untuk dilepaskan. Saat itu, kondisi ikan sudah terlihat lemas.

Dengan upaya dan kerjasama yang baik antara Dinas dan nelayan, ikan Hiu Paus berhasil dilepaskan dalam kondisi baik.

Ikan hiu paus dilindungi secara penuh oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013. Perlindungan ini karena jumlahnya semakin berkurang akibat mudah tertangkap secara tidak sengaja oleh nelayan (by-catch).

Akibatnya, populasi hiu paus dari tahun ke tahun jumlahnya menurun. Ikan berukuran besar ini gerakannya lambat.

Saat ini, ikan hiu paus masuk ke dalam Appendiks II CITES dan juga termasuk kedalam daftar merah IUCN dengan kategori Rentan (Vulnerable).

Karakter spesifik hiu paus, berumur panjang, fekunditas rendah, jumlah anakan sedikit, lambat dalam mencapai matang kelamin dan pertumbuhannya lambat, sehingga sekali terjadi over eksploitasi, sangat sulit bagi populasinya untuk kembali pulih.

Hiu paus memberikan banyak manfaat. Manfaat dari penetapan status perlindungan penuh ikan ini adalah untuk menjaga keseimbangan ekosistem (rantai makanan) perairan laut dan menjaga kelestarian biota laut langka (eksotik).*

Exit mobile version