Junetra mengatakan, di perairan di Buleleng sudah sering kejadian adanya nelayan yang hilang dan beberapa di antaranya hingga kini belum bisa ditemukan.
Senin (12/8) operasi SAR hari kedua kembali dilanjutkan. Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Bali, Pol Air Polres Buleleng, Polsek Tejakula, Kelompok Nelayan Arta Bakti Baruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan potensi SAR lainnya melakukan penyisiran dan juga berkoordinasi dengan nelayan setempat yang melintas di sekitar perairan tersebut.
Junetra mengimbau kepada nelayan yang melaut agar memperhatikan keselamatan dan sebaiknya melengkapi diri dengan pelampung.
“Apabila hendak melakukan aktivitas yang berisiko, seperti menyelam di laut agar memikirkan keselamatan diri terlebih dahulu, apabila peralatan terbatas bisa menggunakan tali cadangan yang diikatkan, jadi teman yang ada di permukaan bisa memantau pergerakan dan mengambil tindakan cepat jika terjadi sesuatu,” katanya.*





Komentar tentang post