Minggu, Juni 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Buleleng Hilang Dekat Rumpon

redaksi
13 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Nelayan Buleleng Hilang Dekat Rumpon

FOTO: BASARNAS

Jakarta – Made Pica (45 tahun) seorang nelayan asal Banjar Dinas Celangi Bantes, Desa Bondalem, Buleleng, Bali, hilang saat menyelam didekat rumpon miliknya. Peristiwa ini terjadi Minggu (11/8).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Junetra mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, Made Pica hilang ketika menyelam dan hendak memasang tali dalam kondisi masih gelap. Saat itu, ada 2 rekannya yang ikut melaut bersama-sama.

Menurut Junetra, kedua nelayan ini sudah melakukan pencarian. Namun tak menemukan korban. Hanya tali yang dibawa korban sudah mengambang.

Made Pica pergi melaut dari Pantai Sang Bingin Desa Bondalem Kecamatan Tejakula menuju rumpon miliknya untuk mencari ikan. Korban bersama dengan rekannya menggunakan perahu bermesin dorong.

Setelah menerima laporan tersebut Basarnas Bali mengerahkan Tim Rescue dari Pos SAR Buleleng yang dilengkapi peralatan SAR air.

Pencarian awal dilakukan menggunakan rubber boat dengan 3 orang personil dan mengarah ke utara dari Pantai Bondalem. Setelah penyisiran, korban tak berhasil ditemukan.

Selanjutnya, menurut Junetra, tim SAR gabungan menggunakan 3 buah jukung untuk fokus pencarian di seputaran rumpon, dimana posisi korban hilang. Namun tidak ditemukan tanda-tanda adanya korban. Kemungkinan sementara korban terbawa arus bawah laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BaliBasarnasNelayan hilangRumpon
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Koarmada I Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster dari Batam ke Singapura

Next Post

KKP Kembangkan Sistem Rantai Dingin dan Logistik

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

14 Juni 2026
Tambak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

14 Juni 2026

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Next Post
KKP Kembangkan Sistem Rantai Dingin dan Logistik

KKP Kembangkan Sistem Rantai Dingin dan Logistik

Komentar tentang post

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

KLHK Mengamankan 4 Unit Ekskavator di Tambang Emas Tolitoli

Siklon Tropis Seroja Diprediksi Meningkat 24 Jam Ke Depan

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Aspal Mentah Mencemari Perairan Nias

Sebanyak 480 Paus Pilot yang Terdampar di Kepulauan Chatham

Biaya Angkut Petikemas Naik Tajam Saat Pandemi Covid-19

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.