Untuk memastikan komitmen ini dijalankan sebagaimana mestinya, dalam penyelenggaraan OOC 2018 ini, akan dibuat sistem review mechanism. Hal ini untuk mengukur dan mengontrol sampai pada tahap mana komitmen-komitmen tersebut diimplementasikan.
“Kita tidak mau lagi kalau konferensi ini cuma talking-talking only. Omong-omong saja, tapi tindakan konkretnya tidak ada. Delivery-nya mana? Our Ocean Conference ke-5 ini betul-betul men- tracking delivery. Anda dulu komitmen satu juta hektar misalnya. Indonesia ingin mencapai 20 juta hektar pada 2020. Sudah janji kita akan mengonservasi laut kita,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Pemerintah berupaya mengajak seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan OOC. Hal ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memperhatikan isu kelautan di Indonesia.
Dengan kolaborasi berbagai instansi, OOC telah melaksanakan serangkaian talkshow, Our Ocean Photo Competition, kolaborasi dengan Ubud Writers & Readers Festival, Our Ocean Film Festival dan pada acara puncak dilaksanakan Indonesia beach clean up pada 28 Oktober.
Melalui kolaborasi ini, Indonesia berkomitmen untuk memastikan kesuksesan penyelenggaraan OOC 2018 yang fokus pada keberlanjutan ekologi dan pendekatan ekonomi untuk menjaga dan melakukan restorasi laut. Hal ini untuk sumber daya laut yang bermanfaat bagi pariwisata, nelayan, masyarakat pesisir dan seluruh penduduk di dunia.*





Komentar tentang post