Minggu, Oktober 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Panas Ekstrem dan Kebakaran Hutan Melanda Australia

redaksi
31 Januari 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Panas Ekstrem dan Kebakaran Hutan Melanda Australia

GAMBAR: Bureau of Meteorology Australia/WMO

Darilaut – Kondisi ekstrem baik itu cuaca dan iklim terjadi di berbagai negara Januari 2026. Di Australia, sebagian besar wilayah telah dilanda dua gelombang panas pada bulan Januari, dengan kondisi cuaca yang berbahaya bagi kebakaran.

Kota Ceduna di Australia Selatan mencapai suhu 49,5°C pada tanggal 26 Januari – rekor baru untuk lokasi tersebut, sementara hanya sedikit tempat lain di sekitar Australia Selatan, barat laut Victoria, pedalaman New South Wales, dan barat daya Queensland yang mencapai suhu di atas 45°C, menurut  Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.

Otoritas Australia mengeluarkan peringatan gelombang panas, dengan pesan yang jelas yang merupakan komponen penting dalam menyelamatkan nyawa dan melindungi kesehatan masyarakat dari apa yang sering dikenal sebagai pembunuh senyap.

Peringkat bahaya kebakaran dikategorikan tinggi hingga ekstrem karena kombinasi panas dan angin kencang, termasuk di seluruh Victoria, yang sebelumnya dilanda kebakaran hutan besar.

Gelombang panas akhir Januari adalah yang kedua yang melanda Australia dalam waktu kurang dari sebulan.

Para ilmuwan World Weather Attribution menggabungkan analisis berbasis pengamatan dengan model iklim untuk mengukur peran perubahan iklim dalam peristiwa 5-10 Januari dan menyimpulkan bahwa perubahan iklim membuat panas ekstrem sekitar 1,6°C lebih panas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaBureau of Meteorology AustraliaGelombang PanasKebakaran HutanKrisis IklimWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Organisasi Meteorologi Dunia Menyoroti Longsor di Jawa Barat yang Menewaskan Lebih Dari 50 Orang

Next Post

Badai Beruntun Menghantam Eropa Januari 2026, Cuaca Buruk di Libya Menyebabkan Langit Menguning

Postingan Terkait

Profesi Ners UNG Raih Penghargaan Platinum Terbaik Nasional

Profesi Ners UNG Raih Penghargaan Platinum Terbaik Nasional

18 Oktober 2026
El Niño Membayangi Musim Dingin di Amerika Serikat

El Niño Membayangi Musim Dingin di Amerika Serikat

18 Oktober 2026

Dampak El Niño Bervariasi di Tiap Wilayah dan Musim

Sebaran Asap Karhutla di Sebagian Wilayah Indonesia, BMKG: Jabodetabek Mulai Menjauh

Typhoon Champi Intensifies Near Guam

Badai Tropis Champi Menguat Menjadi Topan di Dekat Guam

Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

Next Post
Libya Mengalami Cuaca Buruk, Langit Berwarna Kuning

Badai Beruntun Menghantam Eropa Januari 2026, Cuaca Buruk di Libya Menyebabkan Langit Menguning

TERBARU

Profesi Ners UNG Raih Penghargaan Platinum Terbaik Nasional

El Niño Membayangi Musim Dingin di Amerika Serikat

Dampak El Niño Bervariasi di Tiap Wilayah dan Musim

Sebaran Asap Karhutla di Sebagian Wilayah Indonesia, BMKG: Jabodetabek Mulai Menjauh

Typhoon Champi Intensifies Near Guam

Badai Tropis Champi Menguat Menjadi Topan di Dekat Guam

AmsiNews

REKOMENDASI

Penebangan Mangrove, Nelayan Ujungmanik di Cilacap Resah

Pemilu 2024, Pemerintah Kota Gorontalo Menyiapkan Ambulance di Kecamatan

KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Debat Terbuka Kedua

Tinggi Tsunami di Teluk Palu Tiga Sampai Lima Meter

Badai Tropis Parah Trami Mendarat di Isabela Filipina

KMP Trans Jawa 9 Kandas di Perairan Pelabuhan Gilimanuk

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.