Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

redaksi
8 Oktober 2026
Kategori : Berita, Iklim, Kesehatan
0
Tahun 2023 Pecahkan Rekor Suhu Global, Juli dan Agustus Bulan Terpanas

Garis-garis Pemanasan Ed Hawkins. GAMBAR: Ed Hawkins/WMO

Sekitar 73 persen responden melaporkan adanya peningkatan kasus atau komplikasi yang terkait dengan suhu panas selama lima tahun terakhir. Sementara itu, 81 persen merasa khawatir atau sangat khawatir bahwa panas ekstrem akan semakin membahayakan kesehatan ibu, janin, dan bayi baru lahir jika tidak ada tindakan lebih lanjut.

Hampir semua responden pernah menangani ibu hamil atau bayi yang kesehatannya mereka anggap terdampak oleh panas ekstrem.

“Di balik angka-angka tersebut terdapat kisah-kisah manusia: perjalanan seorang calon ibu ke klinik yang terhambat oleh suhu panas berbahaya; seorang bidan yang bekerja di tengah suhu yang tidak aman; serta bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan khusus,” kata Stiell.

Meskipun tidak ada seorang pun yang kebal, ia menegaskan bahwa risiko dan dampaknya tidak dirasakan secara merata.

Orang-orang yang bekerja di luar ruangan, tinggal di hunian yang tidak memenuhi standar, menempuh perjalanan jauh ke klinik, atau bergantung pada fasilitas tanpa air, listrik, maupun pendingin ruangan, “tidak dapat dilindungi hanya dengan sekadar imbauan”.

“‘Tetap berada di tempat sejuk’ sama sekali bukan pilihan ketika tidak ada tempat sejuk yang bisa dituju,” ujarnya.

“Persalinan yang aman sudah terlalu sering ditentukan oleh faktor geografis, pendapatan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Tanpa adanya tindakan, suhu panas ekstrem akan memperlebar ketidakadilan tersebut.”

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Panas EkstremPerubahan IklimSimon StiellSuhu Panas
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

8 Oktober 2026
Lebih Dari 92 Persen Capaian Kelulusan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker UNG

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

8 Oktober 2026

Api di Lahan Gambut Bisa Padam Apabila Terendam Air

Masalah Kebakaran Lahan Gambut Soal Hidrologi, Api Dampak Lanjutan

Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

Tiga Topan di Samudra Pasifik Barat

Atmosfer Kering, El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Kurangi Pasokan Uap Air

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

TERBARU

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Api di Lahan Gambut Bisa Padam Apabila Terendam Air

Masalah Kebakaran Lahan Gambut Soal Hidrologi, Api Dampak Lanjutan

Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

AmsiNews

REKOMENDASI

Waspada Potensi Risiko Bencana Hidrometeorologi

Bencana Alam 2020, Rumah Rusak 42.762 dan Terendam 836.291 Unit

Rumah Sakit Apung Ksatria Airlangga Membantu Pasien di Daerah Terpencil

Ahli Iklim UGM Bahas La Nina, Apa Saja yang Harus Diantisipasi

Wisuda UNG, Rektor: Air Tak Menyukai Tempat yang Tinggi

Jantung, Kanker, Stroke dan Ginjal Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.