Pangkalan Hiu Paus Botubarani Gorontalo Akan Sembelih 4 Ekor Sapi Kurban

Ilustrasi pemeliharaan sapi di Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pangkalan hiu paus Botubarani di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, akan menyembelih empat ekor sapi kurban.

Sapi kurban di Hari Raya Idul Adha 1446 H/ 2025 M pada Jumat tanggal 6 Juni 2025 tersebut berasal dari dana yang dikumpulkan dari pengunjung wisata hiu paus.

Empat ekor sapi ini berasal dari pangkalan 3 dan 4 hiu paus di Desa Botubarani.

”Tahun lalu satu ekor (yang disembelih),” kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) Botubarani, Olis Latief, kepada Darilaut.id, pada Minggu (1/6).

Menurut Olis, sudah tiga tahun kegiatan pemotongan hewan sapi kurban dari pangkalan hiu paus ini dijalankan di Botubarani.

Daging kurban nantinya dibagi kepada kepala keluarga yang ada di Botubarani.

Staf Kecamatan Kabila Bone, Wim Biga, mengatakan, hingga Minggu 1 Juni yang sudah melaporkan penyembelihan hewan kurban di Botubarani sebanyak 4 ekor.

Bukan hanya saat Hari Raya Idul Adha, kata Olis, menjelang puasa pangkalan hiu paus juga membagikan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, kopi dan teh.

Semua rumah tangga atau lebih dari 300 kepala keluarga mendapatkan bahan pokok ini. ”Dapat semua, sebanyak kepala keluarga yang ada,” ujar Olis.

”Pembagian bahan pokok yang berasal dari pengunjung wisata hiu paus sudah berjalan lima tahun.”

Setiap pengunjung yang ingin menyaksikan hiu paus membayar Rp 100 ribu untuk perahu. Dari biaya tersebut, untuk nelayan pemilik perahu yang juga pemandu wisata hiu paus Rp 60 ribu, serta Rp 20 ribu untuk desa.

Apabila ada pengunjung yang ingin menggunakan perahu transparan dan penerbangan drone (pesawat tanpa awak) biayanya sebesar Rp 450 ribu. Dari biaya tersebut, Rp 25 ribu untuk desa.

Begitu pula dari pakan berupa udang Rp 20 ribu per kantong, untuk desa per kantong sebesar Rp 2 ribu.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minat Khusus Hiu Paus Desa Botubarani, Wahab Matoka, mengatakan, dana hewan kurban saat Idul Adha dan pembagian bahan pokok untuk kepala keluarga sebelum puasa di Desa Botubarani berasal dari dana tersebut.

Dana desa ini dibagi 45 persen untuk gaji termasuk kebersihan, 20 persen dana sosial seperti untuk hewan kurban Idul Adha dan bahan pokok menjelang bulan puasa. Kemudian, 25 persen kelembagaan dan 10 persen untuk desa.

Selain itu, dana sosial ini juga dikumpulkan untuk biaya duka (kematian) Rp 250 ribu dan air mineral.

Setiap pengunjung dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 10 ribu per orang untuk dewasa dan Rp 5 ribu per orang untuk anak-anak. Biaya retribusi pelayanan tempat rekreasi pariwisata dan olah raga ini ke pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Adapun paket wisata hiu paus berupa sewa perahu, pelampung renang, Lokasi snorkeling, lokasi diving, fins, masker-snorkeling, baju renang, kamera underwater, pakan hiu paus, pemandu snorkeling, penerbangan drone, handuk, penerbangan drone dan perahu transparan, penerbangan drone dan perahu, serta penerbangan drone milik pribadi.

Jumlah perahu pelang (bercadik) yang digunakan untuk membawa pengunjung di pangkalan 4 sebanyak 16, dengan jumlah pemandu 20-21 orang per hari. Di pangkalan 3 terdapat 12 perahu pelang.

Saat ini belasan perahu transparan dioperasikan untuk membawa pengunjung di lokasi hiu paus Botubarani. (VM)

Exit mobile version