Darilaut – Ratusan rumah di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, terendam banjir. Banjir tersebut memberikan dampak di Kecamatan Paguyaman dan Kecamatan Wonosari, pada Kamis (18/6).
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo melaporkan banjir yang terjadi pada Kamis, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Paguyaman dan sekitarnya.
Curah hujan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.30 Wita menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke sejumlah permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Boalemo dalam penanganan dampak banjir.
“BPBD Kabupaten Boalemo saat ini masih melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi terdampak. Data yang ada masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan,” ujar Rusli.
Berdasarkan laporan awal BPBD Kabupaten Boalemo yang diterima pada pukul 21.00 Wita, lokasi kejadian berada di Desa Mutiara, Kecamatan Paguyaman. Sementara itu, dampak banjir juga dirasakan di beberapa desa lainnya di Kecamatan Paguyaman dan Kecamatan Wonosari.
Banjir tersebut berdampak pada 155 rumah yang dihuni oleh 172 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 486 jiwa.



