Darilaut – Jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi darat magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah bertambah menjadi 2215 unit. Korban meninggal dunia 3 orang, 17 mengalami luka berat dan 101 luka ringan.
Bencana geologi yang terjadi pada Selasa (16/6) melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan Donggala.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total kerugian material di empat wilayah tersebut tercatat sebanyak 1.995 rumah mengalami rusak ringan, 147 rumah suak sedang dan 73 rumah rusak berat.
Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setiap wilayah masih melakukan penanganan darurat dan mutakhiran data.
Selain dampak pada sektor pemukiman, gempa juga berdampak pada fasilitas umum, pendidikan, perkantoran, tempat ibadah dan bangunan lainnya.
Penanganan bencana ini mendapatkan perhatian BNPB dengan pengiriman bantuan berupa pangan dan non-pangan. Bantuan yang diberikan berupa tenda pengungsi, tenda keluarga, matras, selimut, kasur lipat dan paket sembako.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto telah berada di wilayah terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif.
Gempa Susulan
Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 terjadi pada Selasa (16/6) pukul 11.27 WITA dengan pusat gempa berada di darat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, tepatnya di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, pada kedalaman 10 kilometer.




