”Mari kita bersatu dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal,” kata Celeste Saulo Celeste Saulo, dalam konferensi pers bersama Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, pada Rabu 21 Oktober.
Asia Tenggara: Kondisi yang lebih hangat dan kurangnya curah hujan meningkatkan risiko paparan panas serta memberikan tekanan tambahan pada sektor pertanian dan pasokan air—seperti meningkatnya risiko kebakaran hutan dan kabut asap yang sudah mulai terlihat saat ini.
Afrika Timur: Kondisi yang lebih basah dari biasanya kemungkinan besar akan terjadi di beberapa wilayah selama musim hujan bulan Oktober–Desember, yang meningkatkan kekhawatiran akan curah hujan tinggi dan banjir.
Afrika Bagian Selatan: Meningkatnya risiko kondisi yang lebih kering dapat berdampak pada produksi tanaman pangan, ketersediaan air, dan mata pencaharian mulai bulan November (yang biasanya merupakan awal musim hujan).
Benua Amerika: Curah hujan yang lebih tinggi diperkirakan terjadi di wilayah barat laut Amerika Serikat dan bagian selatan Amerika Selatan bagian barat—kita semua telah melihat gambaran banjir yang terjadi di Chili dan cekungan Sungai Paraná. Amerika Utara dan wilayah utara Karibia juga diperkirakan akan mengalami curah hujan di atas normal. Sebaliknya, terdapat peningkatan risiko kekeringan di sebagian wilayah Amerika Tengah, Karibia bagian selatan, dan wilayah Amazon.




