Tim BKKPN Kupang yang bergerak ke lokasi menemukan bangkai di muara sungai dengan posisi berada di seberang sungai dan air laut dalam kondisi pasang.
Karena bangkai telah mengalami pembusukan tingkat lanjut, tim segera menangani biota yang telah mati tersebut agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap dan menghindari penyebaran penyakit ke warga sekitar.
Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Balai Taman Nasional Komodo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengidentifikasi paus bungkuk dalam kondisi hidup di perairan tersebut.
Pada 6 Oktober 2021 tersebar cuplikan video di media sosial mamalia laut berenang bebas di sekitar perairan Pulau Padar. Kelompok paus ini terlihat melintas di antara kapal pinisi yang berlayar di perairan Taman Nasional Komodo.
Jagawana Balai Taman Nasional Komodo mengidentifikasi jenis paus berdasarkan ciri-ciri fisik yang terlihat pada video singkat tersebut.
Petugas memperhatikan karakteristik morfologi paus dan mengamati pola serta arah jalur migrasi.
Berdasarkan hasil pencermatan, mamalia laut yang melintas adalah jenis paus bungkuk (Megaptera novaeangliae).





Komentar tentang post