Senin, Oktober 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

redaksi
19 Oktober 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Anak-anak pulang sekolah. FOTO: WHO

Darilaut – Timbal (Pb) salah satu jenis logam berat yang memiliki elemen beracun yang bisa berdampak serius pada kesehatan, terutama bagi anak-anak, orang dewasa, dan perempuan hamil.

Kontaminasi timbal dapat terjadi melalui cat, peralatan masak, kosmetik, rempah-rempah, kegiatan daur ulang informal, dan sumber-sumber industri.

Dalam Pekan Internasional Pencegahan Keracunan Timbal (International Lead Poisoning Prevention Week), yang berlangsung tanggal 18 hingga 24 Oktober, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan seruan agar negara-negara harus mempercepat upaya untuk mencegah paparan timbal (timah hitam).

WHO memperkirakan timbal menyebabkan lebih dari 3,5 juta kematian secara global setiap tahun dan berdampak pada ratusan juta anak.

Meskipun paparan ini sepenuhnya dapat dicegah, menurut penilaian global terbaru WHO, kurang dari separuh negara yang telah menetapkan aturan hukum yang mengikat terkait cat yang mengandung timbal.

Risiko terhadap anak-anak sangat berbahaya karena otak dan sistem saraf mereka yang sedang berkembang sangat rentan terhadap efek beracun dari timbal.

“Keracunan timbal seharusnya tidak boleh merenggut potensi anak-anak di tahun 2026,” ujar Bruce Gordon, direktur sementara Departemen Lingkungan, Perubahan Iklim, One Health, dan Migrasi di WHO.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: International Lead Poisoning Prevention WeekLogam BeratTimbalWHO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Next Post

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

Postingan Terkait

Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

19 Oktober 2026
Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

19 Oktober 2026

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

Topan Super Champi di Utara Timur Laut Jayapura

El Niño Mengubah Warna Lautan

Satelit NASA Mengamati dan Melacak El Niño di Pasifik Khatulistiwa

Profesi Ners UNG Raih Penghargaan Platinum Terbaik Nasional

Next Post
Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

TERBARU

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

Topan Super Champi di Utara Timur Laut Jayapura

AmsiNews

REKOMENDASI

270 Paus Pilot Terdampar di Pantai Barat Tasmania

BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

Ini Syarat Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut

Potensi Cuaca Ekstrem Hingga 16 Februari

Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

Profil Batimetri Salah Satu Penunjang Kemunculan Hiu Paus di Perairan Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.