“Kita mengetahui dari mana banyak paparan berasal dan kita tahu cara mencegahnya. Negara-negara kini perlu melakukan tindakan preventif dari sumbernya, yakni dengan menyingkirkan timbal dari berbagai produk dan lingkungan sebelum zat tersebut masuk ke dalam aliran darah anak.”
Negara-negara anggota WHO telah mengakui paparan timbal sebagai masalah kesehatan masyarakat yang mendesak dan menugaskan badan tersebut untuk menyusun Rencana Aksi Global tentang Mitigasi Timbal, yang akan dipresentasikan kepada Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly)—badan pengambil keputusan tertinggi di WHO— pada tahun depan.
Badan tersebut juga akan meluncurkan PREVENT Technical Package (Paket Teknis PREVENT) mengenai Pencegahan Keracunan Timbal pada tahun 2027, guna memberikan panduan praktis bagi berbagai negara dalam mengidentifikasi sumber paparan prioritas, menentukan intervensi yang dapat memberikan dampak terbesar, memperkuat serta menegakkan regulasi, dan memantau kemajuan yang dicapai.
Tahun lalu, WHO bergabung dengan sejumlah mitra dalam Lead Poisoning Prevention Initiative (Inisiatif Pencegahan Keracunan Timbal) untuk membangun dan meningkatkan kapasitas laboratorium dalam menguji kadar timbal dalam darah, sehingga memungkinkan deteksi dini terhadap paparan timbal.




