Keanekaragaman spesies yang moderat disebabkan oleh perubahan vegetasi yang berulang, serta nutrisi, cahaya, dan air yang diambil oleh vegetasi.
Oleh karena itu, bentuk dan jumlah spesies tumbuhan tersusun sesuai dengan tempat tumbuhnya. Rendahnya tingkat keanekaragaman spesies tumbuhan disebabkan oleh kerentanan kawasan tempat tumbuhan hidup terhadap berbagai gangguan.
Selain inventarisasi spesies, peneliti juga mengukur faktor lingkungan seperti suhu udara (28,3°C), kelembapan (84%), dan pH tanah (6,5).
Kondisi ini menunjukkan bahwa kawasan Hungayono merupakan hutan hujan tropis yang sangat mendukung pertumbuhan tumbuhan Meliaceae.

Hungayono salah satu objek wisata alam di Provinsi Gorontalo yang sering dikunjungi wisatawan. Akibatnya, habitat tumbuhan langka semakin terdegradasi.
Jumlah spesies dan individu suatu komunitas menentukan keanekaragaman komunitas itu sendiri. Jika suatu komunitas memiliki banyak spesies tanpa spesies dominan, keanekaragaman spesies komunitas tersebut akan tinggi.
Tingkat keanekaragaman yang tinggi dan rendah di suatu wilayah menentukan tingkat stabilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Hasil studi ini, menurut tim peneliti, menyediakan data dasar penting bagi pengelolaan keanekaragaman hayati dan dapat menjadi rujukan bagi kebijakan konservasi, pendidikan lingkungan, serta pengembangan ekowisata berkelanjutan di TN Bogani Nani Wartabone.




