Rabu, Juni 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

redaksi
10 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

Perempuan Pesisir Berau Memanfaatkan kepala udang menjadi menjadi makanan ringan bernilai ekonomi. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Darilaut – Perempuan pesisir di Kabupaten Berau di Kalimantan Timur mengolah limbah kepala udang menjadi makanan ringan bernilai ekonomi. Selama ini kepala udang umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan sering berakhir sebagai limbah.

Setelah sukses mengembangkan berbagai produk olahan hasil perikanan, kelompok perempuan pesisir ini kini memperkenalkan Uludang Crispy, produk makanan ringan berbahan dasar kepala udang.

Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Kerjasama Jaya di Kampung Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, terus berinovasi dalam mengembangkan produk perikanan tersebut.

Inovasi tersebut lahir dari upaya kelompok untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan sekaligus mengurangi limbah produksi. Bagi Poklahsar Kerjasama Jaya, kepala udang bukan lagi bagian yang dibuang, melainkan bahan baku yang dapat diolah menjadi produk bernilai jual dan memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

Ketua Poklahsar Kerjasama Jaya, Riska Febriani, mengatakan pengembangan Uludang merupakan hasil proses belajar dan pendampingan yang diterima kelompok dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan Dinas Perikanan Kabupaten Berau dalam kerangka program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Kabupaten BerauKalimantan TimurUdangYayasan Konservasi Alam Nusantara
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Postingan Terkait

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

10 Juni 2026
Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

10 Juni 2026

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

Jurnalis Beritajatim.com Diduga Mengalami Intimidasi dan Penganiayaan

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

TERBARU

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

AmsiNews

REKOMENDASI

Januari – Juni, 17 Kapal Ikan Malaysia Ditangkap KKP

Dinamika Iklim Semakin Tak Menentu

Lebih Dari 2.200 Mahasiswa Baru UNG Terima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar 2025

Himika Unsrat dan SSI Kerjasama Pelatihan Menyelam

Virus Corona di Indonesia Tembus 100.303 Kasus

Setelah Teluk Palu, KRI Spica-934 Lanjutkan Survei Alur Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.