Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

redaksi
3 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

GAMBAR: BRIN

BRIN memperluas pemodelan transpor partikel untuk memetakan kemungkinan pola hanyutan tujuh korban kapal Arupadhatu 1, memperpanjang simulasi hingga 5 Oktober 2026 dengan cakupan wilayah laut yang lebih luas, mulai 94° hingga 108° Bujur Timur dan 10° Lintang Selatan hingga khatulistiwa.

Perluasan wilayah pemodelan dilakukan karena simulasi sebelumnya hanya menggunakan data arus hingga sekitar 100° Bujur Timur. Hasil proyeksi menunjukkan sebagian lintasan partikel berpotensi bergerak melewati batas tersebut dalam waktu dua minggu.

Ketua tim Peneliti PRIMA BRIN, Prof. Widodo Setiyo Pranowo, mengunduh kembali data dengan cakupan lebih luas dan menjalankan pemodelan ulang.

Prof. Widodo menjelaskan bahwa pergerakan partikel ke arah barat berkaitan dengan pola arus permukaan pada September yang bergerak ke barat–barat laut di perairan barat daya Sumatra, serta pengaruh angin tenggara musim timur.

Setelah melewati Enggano, lintasan partikel memiliki ruang gerak yang lebih luas menuju Samudra Hindia. Kondisi tersebut membuat wilayah dengan probabilitas 90 persen mencapai sekitar 31 ribu kilometer persegi.

“Peta hasil simulasi pemodelan adalah alat bantu penetapan prioritas, bukan penunjuk lokasi orang per orang,” ujar Prof. Widodo seperti dikutip dari Brin.go.id.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BRINGunung Anak KrakatauProf. Widodo S. PranowoSelat Sunda
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Teknik Geologi UNG Bahas Potensi Logam Tanah Jarang

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Mineral Kritis Dibutuhkan untuk Energi Bersih dan Kendaraan Bermotor Listrik

Teknik Geologi UNG Bahas Potensi Logam Tanah Jarang

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Malakas Jadi Topan yang Sangat Kuat di Laut Filipina

Lewat Program Echoes of Tomini, Mahasiswa UNG Dorong Pengembangan Pesisir Torosiaje

Pendidikan Profesi Guru UNG Persiapan Ujian Kinerja

KPU Gorontalo Utara Musnahkan 1726 Surat Suara Rusak

Banjir Merendam Lebih 3500 Unit Rumah di Kerinci dan Labuhanbatu

Apakah Sudah Ada Calon Terpilih Hasil Pemilu 2024?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.