NOAA Fisheries mengatakan ancaman tambahan yang mungkin terjadi bagi paus biru yang kurang dipahami meliputi kebisingan laut, degradasi habitat, polusi, gangguan kapal, dan perubahan iklim.
Perburuan Paus Biru
Perburuan paus biru pernah terjadi pada tahun 1900-an. Jumlah paus biru saat ini hanya sebagian kecil dari jumlah sebelum perburuan paus komersial modern. Kondisi tersebut secara signifikan mengurangi populasi saat itu.
Saat ini populasinya terus meningkat secara global.
Paus biru ditemukan di semua samudra, kecuali Arktik. Spesies ini umumnya bermigrasi secara musiman antara tempat mencari makan di musim panas dan tempat berkembang biak di musim dingin.
Namun, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa individu di wilayah tertentu mungkin tidak bermigrasi sama sekali.
Hingga saat ini informasi tentang distribusi dan pergerakan bervariasi tergantung lokasi, dan rute migrasi tidak diketahui secara luas.
Secara umum, distribusi sebagian besar didorong oleh ketersediaan makanan—mereka hidup di perairan tempat krill terkonsentrasi, kata NOAA Fisheries.




