Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Populasi Spesies Paus Biru Seperti di Perairan Botubarani Gorontalo Dapat Terancam Karena Tabrakan Kapal

redaksi
25 Oktober 2025
Kategori : Berita, Orca
0
Paus Biru Mengeluarkan Suara Keras Saat Mendekati Tubir Karang Botubarani Gorontalo

Paus biru mendekati Pantai Botubarani, Gorontalo, Teluk Tomini, pada Rabu (22/10). POTONGAN VIDEO: HIRSON LATIEF

Darulaut – Seekor paus biru (Balaenoptera musculus) berukuran sekira 20 meter mendekati pantai Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Teluk Tomini, pada Rabu (22/10).

Sejauh ini, spesies paus biru seperti yang terlihat kemunculannya di perairan Botubarani Gorontalo dapat terancam karena tabrakan kapal dan terjerat dalam peralatan penangkapan ikan.

Publikasi yang diterbitkan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS atau US National Oceanic and Atmospheric Administration’s (NOAA) Fisheries, 28 September 2023, menyebutkan tabrakan kapal dapat melukai atau membunuh paus biru.

Tabrakan kapal, menurut  NOAA Fisheries, telah menewaskan paus biru di seluruh wilayah jelajahnya. Risikonya jauh lebih tinggi di beberapa wilayah pesisir dengan lalu lintas kapal yang padat, seperti pelabuhan dan jalur pelayaran, serta dari kapal-kapal besar dan kapal-kapal yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, paus biru dapat terjerat dalam peralatan penangkap ikan. Paus biru dapat terjerat dalam berbagai jenis peralatan, termasuk perangkap dan jaring. Setelah terjerat, paus dapat menyeret peralatan yang terpasang dalam jarak yang jauh, yang pada akhirnya mengakibatkan kelelahan, penurunan kemampuan makan, atau cedera parah, yang dapat menyebabkan penurunan keberhasilan reproduksi dan kematian.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BotubaranigorontaloNOAA FisheriesPaus Biruteluk tomini
Bagikan25Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor Eduart Tekankan Profesionalisme ASN PPPK di UNG

Next Post

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

Postingan Terkait

UNG Menggelar Wisuda ke-60

UNG Menggelar Wisuda ke-60

15 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

15 April 2026

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Next Post
AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

TERBARU

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

120 Unit Alat Tangkap Benih Lobster Ditertibkan di Sukabumi

Bibit Siklon Tropis 91S Berdampak Angin Kencang dan Gelombang Laut di Nias Hingga Selatan Jawa

Tim Survei Temukan Spot Kapal Karam dan Lumba-lumba di Biak Numfor

Gelombang Panas Laut Sebabkan Cuaca Ekstrem

Peningkatan Karbon Dioksida di Udara Dapat Merusak Terumbu Karang

89 Desa di Kabupaten Demak Terendam Banjir, Lebih Dari 22 Ribu Mengungsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.