Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

redaksi
13 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Kapal-kapal yang berlayar dari dan menuju Laut Merah serta Terusan Suez mencakup 12 hingga 15 persen perdagangan global, menurut badan perdagangan PBB, UNCTAD. FOTO: UNDP/UN

Darilaut – Serangan terhadap sebuah kapal niaga di lepas pantai selatan Yaman —yang dilaporkan menewaskan beberapa pelaut pada hari Selasa— dapat memicu kembali kekhawatiran mendalam terkait perdagangan global, di tengah perang Iran-AS yang sedang berlangsung yang telah melumpuhkan pelayaran di Selat Hormuz.

Sebagaimana dketahui, Laut Merah merupakan jalur perdagangan global yang vital. Dengan adanya serangan tersebut menyebabkan ketidakpastian yang semakin besar bagi pelayaran

“Dengan rasa sedih dan penyesalan, saya mengetahui bahwa sekali lagi, para pelaut yang tidak bersalah kehilangan nyawa dalam serangan yang tidak dapat dibenarkan terhadap pelayaran internasional,” ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez, mengutip siaran pers UN News.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban.”

“Sangat mengkhawatirkan bahwa serangan terbaru ini terjadi di wilayah Laut Merah dan Teluk Aden,” ujar Dominguez, seraya mencatat bahwa serangan berkelanjutan terhadap pelayaran “hanya akan meningkatkan ketegangan dan mengancam rantai pasok global yang menjadi tumpuan semua pihak.”

Penyampaian Dominguez menyusul serangan terhadap kapal kargo dek Tihamah, yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Houthi dari Yaman.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: António GuterresArsenio DominguezIMOKonflik di Laut MerahLaut MerahPBBSelat Bab al-MandabSelat Hormuz
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Postingan Terkait

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

13 Agustus 2026
Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

13 Agustus 2026

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Badai Tropis Nangka Terbentuk di Laut Filipina, Mengarah ke Utara Jepang

Vegetasi Kering, Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Sejumlah Wilayah Indonesia

Juli Tahun Ini Bulan dengan Kondisi Ekstrem, Kebakaran Hutan Luar Biasa Melanda Eropa, AS dan Kanada

Rekor Tertinggi Suhu Permukaan Laut, Dunia Mencatat Bulan Juli terhangat Kedua Dalam Sejarah

TERBARU

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Badai Tropis Nangka Terbentuk di Laut Filipina, Mengarah ke Utara Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Cek Fakta untuk Menumbuhkan Ekosistem Informasi yang Sehat

Kemenko Kemaritiman: Ekspedisi Nusantara Jaya Layak Dilanjutkan

Hiu Paus Jadi Logo Baru Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Menggunakan AI Sebagai Kekuatan untuk Kebaikan

Kredit Murah Perikanan Tangkap Kurang Diminati di Bitung

Paus Sperma Tidur Vertikal di Perairan Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.