“Dari tujuh mahasiswa yang selamat, dua orang tengah dirawat di rumah sakit untuk proses pemulihan akibat mengalami cedera. Sedangkan lima mahasiswa lainnya sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Rektor.
Kepada seluruh mahasiswa korban selamat, Rektor menjelaskan pihak universitas akan terus melakukan pemantauan.
Menurut Rektor tahap rehabilitasi setelah tragedi ini akan terus dikedepankan, sebagai bagian dari komitmen dan tanggung jawab UNG terhadap para korban.
“Terlepas dari musibah yang terjadi, tentunya ini menjadi peringatan bagi UNG untuk bisa lebih meningkatkan keamanan mahasiswa yang sedang berkegiatan di lapangan,” kata Rektor.
Dalam kesempatan tersebut Rektor menyampaikan duka cita yang mendalam untuk tiga mahasiswa yang meninggal akibat musibah tersebut.
Musibah yang terjadi, kata Rektor, bukanlah sesuatu yang diinginkan atau bahkan diduga oleh mahasiswa yang tengah menjalankan tugas penelitian.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat untuk mereka yang gugur saat menuntut ilmu ini, insyaallah diberikan khusnul khotimah dan memperoleh tempat terbaik,” kata Rektor.
Daftar sepuluh mahasiswa terseret air sungai yang meluap dan mengalir deras di Desa Dunggilata, pada Selasa (15/4):
Korban meninggal dunia
1. Alfateha Ahdania Ahmadi – Ratatotok, Sulawesi Utara




