Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

redaksi
29 September 2022
Kategori : Konservasi
0
40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

Burung laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebanyak 40 persen populasi burung air yang dilindungi berdasarkan Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia mengalami penurunan. Karena itu, diperlukan tindakan konservasi yang berkelanjutan dan terkoordinasi.

“Diskusi tahun ini akan fokus pada perlunya memperkuat konservasi jalur terbang di dunia yang terus berubah,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP) Inger Anderson, dalam Pertemuan ke-8 Para Pihak Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia (AEWA) secara virtual (27/9).

Dalam pertemuan ini menyoroti laporan Status Konservasi Burung Air Migrasi di Wilayah Perjanjian.

Ketika diimplementasikan, rencana aksi AEWA yang terkoordinasi secara internasional dapat menjadi alat yang berhasil untuk meningkatkan status konservasi populasi burung air yang terancam punah.

“Jadi, saya meminta semua pemangku kepentingan untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam rencana aksi ini,” katanya.

Menurut Inger AEWA memiliki rekam jejak yang kuat dalam upaya melestarikan lahan basah dan habitat. Sekarang saatnya untuk memperkuat konservasi jalur terbang dari lingkaran Arktik ke Afrika Selatan.

Didirikan pada tahun 1995, Perjanjian ini menjangkau lebih dari 119 negara. Perjanjian bertujuan untuk melindungi 560 populasi spesies burung air dan burung laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung AirInger AndersenUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kota Gorontalo Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Sekolah Literasi Berita

Next Post

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Postingan Terkait

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026
55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

15 Maret 2026

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

Next Post
AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Gorontalo Utara Siap untuk Pangkalan Kapal Bakamla

217 Mahasiswa UNG dan UGM Kolaborasi KKN

Nelayan Kecil di Sebatik Melek Digital, Pakai Aplikasi Luar Negeri

Stok Populasi Ikan Napoleon di Kepulauan Natuna dan Anambas Sangat Rendah

Sejarah Menara Suar di Indonesia

640 Ribu Kasus Virus Corona Sembuh, di Indonesia 747 Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.