Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

redaksi
29 September 2022
Kategori : Konservasi
0
40 Persen Populasi Burung Air yang Dilindungi Mengalami Penurunan

Burung laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebanyak 40 persen populasi burung air yang dilindungi berdasarkan Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia mengalami penurunan. Karena itu, diperlukan tindakan konservasi yang berkelanjutan dan terkoordinasi.

“Diskusi tahun ini akan fokus pada perlunya memperkuat konservasi jalur terbang di dunia yang terus berubah,” kata Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB (UNEP) Inger Anderson, dalam Pertemuan ke-8 Para Pihak Perjanjian Burung Air Migrasi Afrika-Eurasia (AEWA) secara virtual (27/9).

Dalam pertemuan ini menyoroti laporan Status Konservasi Burung Air Migrasi di Wilayah Perjanjian.

Ketika diimplementasikan, rencana aksi AEWA yang terkoordinasi secara internasional dapat menjadi alat yang berhasil untuk meningkatkan status konservasi populasi burung air yang terancam punah.

“Jadi, saya meminta semua pemangku kepentingan untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam rencana aksi ini,” katanya.

Menurut Inger AEWA memiliki rekam jejak yang kuat dalam upaya melestarikan lahan basah dan habitat. Sekarang saatnya untuk memperkuat konservasi jalur terbang dari lingkaran Arktik ke Afrika Selatan.

Didirikan pada tahun 1995, Perjanjian ini menjangkau lebih dari 119 negara. Perjanjian bertujuan untuk melindungi 560 populasi spesies burung air dan burung laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung AirInger AndersenUNEP
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Kota Gorontalo Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Sekolah Literasi Berita

Next Post

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Postingan Terkait

BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

24 November 2025
Penanaman Mangrove dengan Sistem Rumpun Berjarak

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

23 November 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Jalur Baru Migrasi Paus Biru di Teluk Tomini

Paus Biru Muncul di Botubarani: Indikasi Jalur Migrasi Baru di Teluk Tomini

Next Post
AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

Dewan Pers Minta Aparat Usut Peretasan Akun Digital Awak Redaksi Narasi

Komentar tentang post

TERBARU

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 91S Mendekati Kepulauan Cocos

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Badai Tropis Terbentuk di Selatan Barat Daya Jawa Barat

Banjir dan Longsor di Jepang Menewaskan Enam Orang, Dua Hilang

250 Nelayan Madura Ikut Pendidikan Survival di Laut

Tekanan Terhadap Lautan Makin Parah: Perusakan Habitat, Over Fishing dan Polusi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.