Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

redaksi
27 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Banjir bandang dahsyat di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet-Cina akibat runtuhnya gletser Himalaya, pada hari Rabu (26/8). GAMBAR: POTONGAN VIDEO AP

Rekaman video yang diverifikasi oleh kantor berita memperlihatkan derasnya aliran air dan material reruntuhan yang menghanyutkan puluhan orang di titik perlintasan perbatasan Gyirong, sementara di wilayah hilir Nepal, rumah-rumah, jalan raya, dan infrastruktur kelistrikan hancur.

Laporan awal dari pejabat Nepal mengindikasikan bahwa gempa bumi di wilayah tersebut mungkin telah menyebabkan runtuhnya bagian bawah gletser, yang kemudian memicu banjir bandang.

Survei Geologi AS (USGS) mencatat bahwa peristiwa seismik tersebut—yang awalnya tercatat sebagai gempa berkekuatan magnitudo 4,4—sebenarnya merupakan energi seismik yang dihasilkan oleh runtuhnya batuan dan es gletser secara tiba-tiba, yang diikuti oleh aliran material (debris) dalam jumlah besar.

USGS kemudian memperbarui analisisnya dan menyatakan bahwa peristiwa seismik yang terdeteksi sebenarnya adalah runtuhnya gletser berkekuatan magnitudo 5,2, yang menyebabkan material runtuhan mengalir ke hilir dan berdampak sangat merusak bagi masyarakat setempat.

Lembaga tersebut menyatakan kesimpulan itu didasarkan pada data dari stasiun seismik terdekat, gelombang seismik periode panjang, dan citra satelit, serta menegaskan bahwa tidak ada gempa bumi yang terjadi.

Mitra kemanusiaan PBB juga bergerak di Nepal; organisasi Save the Children telah mulai mengerahkan staf ke distrik Nuwakot yang terdampak banjir, dan Palang Merah Nepal telah mengirimkan 200 paket hunian darurat.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Banjir BandangBanjir NepalGletser HimalayaNepalPBBTibet
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Next Post

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Postingan Terkait

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

13 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

13 Oktober 2026

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Next Post
Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

TERBARU

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kondisi La Nina Terjadi di Wilayah Pasifik Tropis

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

Topan Super Mawar Meninggalkan Guam Tanpa Listrik dan Air Bersih

Kenaikan Permukaan Laut, Organisasi Meteorologi Beri Perhatian pada Kriosfer

Misteri Arus di Pantai Selatan Jawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.