Shackleton, Penjelajah Tangguh Antartika Awal 1900-an

Sir Ernest Henry Shackleton. FOTO: DOK. ENDURANCE22.ORG

Darilaut – Sir Ernest Henry Shackleton (15 Februari 1874 – 5 Januari 1922) tercatat sebagai penjelajah benua Antartika yang cukup tangguh.

Meskipun kapalnya Endurance tenggelam dan karam di kutub, Shackleton bersama semua awak kapal, selamat.

Shackleton adalah seorang penjelajah kutub yang terlibat dalam beberapa ekspedisi Inggris ke Antartika pada awal 1900-an.

Mengutip Endurance22, pada 1901–1904, Shackleton anggota Ekspedisi Penemuan Kapten Scott. Scott dan Edward Wilson membuat rekor baru dengan naik kereta luncur ke 82°LS.

Selama Ekspedisi Nimrod, Shackleton pada 1907 – 1909 bersama tiga rekannya mencapai rekor ‘selatan terjauh’ baru yang mencapai 88°LS; hanya 112 mil dari kutub selatan.

Ekspedisi Trans-Antartika Kekaisaran Shackleton (1914 – 1917) sebagai upaya untuk melakukan penyeberangan darat pertama di benua Antartika.

Kapal yang dipilih untuk ekspedisi tersebut adalah Endurance. Kapal ini dibangun di Norwegia dan diluncurkan pada 17 Desember 1912.

Kapal tersebut awalnya bernama Polaris dan dirancang khusus untuk beroperasi di perairan yang tertutup es.

Ekspedisi dimulai pada 1914. Kapal Endurance meninggalkan Inggris dan berangkat dari Georgia Selatan ke Laut Weddell pada 5 Desember.

Ekspedisi segera menemukan lapisan es yang signifikan dan pada 18 Januari 1915 di 76°34’S. Namun, Endurance terperangkap di dalam lapisan es.

Kapal kayu ini kemudian tenggelam.

Shackleton melakukan misi penyelamatan. Bersama lima orang lainnya, Shackleton melakukan perjalanan luar biasa sejauh 800 mil atau 1.300 km dengan sekoci untuk mencapai Georgia Selatan.

Akhirnya, semua awak kapal Endurance selamat. Ekspedisi dengan kapal kayu Endurance ke Antartika tanpa kehilangan nyawa.

Exit mobile version