Faisal mengingatkan agar seluruh pihak bersiaga menghadapi cuaca ekstrem dengan menerapkan prinsip early warning, melahirkan early action, untuk menuju zero victim.
Masyarakat diimbau tetap tenang, saling membantu, dan mengingatkan satu sama lain agar dapat melalui kejadian cuaca ekstrem dalam keadaan sehat dan selamat, kata Faisal.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan selama enam jam terakhir Bakung terletak 437 km di utara-barat laut Kepulauan Cocos, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 22 km per jam (12 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki). Bakung diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat daya.
Sistem ini kemungkinan akan bergerak sangat lambat dan tidak menentu selama 36 jam ke depan, kata JTWC.
Bakung diperkirakan akan terus meningkat intensitasnya selama 36 jam ke depan karena lingkungan tetap menguntungkan.




