Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terhalang Cuaca Buruk, Bayi Orca Belum Menyatu Dengan Keluarganya

redaksi
19 Juli 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Hari ke-3 Pencarian Keluarga Orca di Wellington

Tim penyelamat dan sukarelawan merawat bayi orca yang terdampar di Plimmerton, Wellington. FOTO: DOM THOMAS/RNZ

Darilaut – Keluarga (pod) orca terlihat di lepas pantai Kapiti, perairan dekat tempat bayi orca terdampar. Kondisi cuaca buruk di perairan Wellington membuat tim penyelamat dan sukarelawan belum dapat menyatukan bayi orca Toa.

Manajer Ekosistem Laut Departemen Konservasi (DOC), Minggu (18/7) Kirstie Knowles, mengatakan, untuk menyatukan kembali dengan pod orca tidak memungkinkan karena cuaca dan kondisi laut saat ini terlalu buruk.

Menurut Kirstie, bayi orca tetap stabil pada tahap ini dan tim terus bekerja dengan beberapa opsi untuk mempelajari lebih lanjut kondisinya. Semua keputusan akan mengacu pada saran ahli nasional dan internasional dengan mengutamakan kesejahteraan dan etika merawat orca.

Akses publik ke tempat perawatan sementara di kolam juga dibatasi agar meminimalkan stres pada bayi orca tersebut.

Toa yang berusia antara 4 hingga 6 bulan ini terpisah dengan polongnya seminggu lebih, setelah terdampar di bebatuan dekat Plimmerton, utara Wellington, Minggu (11/7).

Perawatan orca juvenil ini dikoordinir DOC dengan dukungan Orca Research Trust/Whale Rescue Trust, iwi Ngāti Toa Rangatira dan masyarakat setempat.

Mengutip Rnz.co.nz, Sabtu (17/7), pendiri Orca Research Trust Dr Ingrid Visser mengatakan telah mengawasi bayi orca dan pod selama 25 tahun terakhir.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bayi OrcaDr Ingrid Visserpaus orcaPaus PembunuhSelandia Baru
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Banjir di Eropa Barat Telah Menewaskan Lebih Dari 180 Orang

Next Post

100 Tahun Hidrografi Dunia, Pushidrosal Gelar Ekspedisi Aurora

Postingan Terkait

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026
Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

14 Mei 2026

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Next Post
KRI Spica

100 Tahun Hidrografi Dunia, Pushidrosal Gelar Ekspedisi Aurora

Komentar tentang post

TERBARU

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

AmsiNews

REKOMENDASI

Cacar Monyet Darurat Global

BPBD Kota Gorontalo Bentuk Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Keanekaragaman Spesies di Habitat Air Tawar Sangat Tinggi

Indonesia dan Vietnam Bahas Kemitraan Bidang Maritim

APBD 2024 Kota Gorontalo Diarahkan Untuk Pendidikan dan Pengembangan SDM

Bibit Siklon 96W Berkembang di Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.