Kondisi tersebut, kata Direktorat Meteorologi Publik BMKG, dapat menyebabkan signifikansi cuaca dengan potensi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Banten, dan pesisir Selatan Jawa Barat.
Siklon tropis ini bergerak ke arah barat-barat daya dengan kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot, sehingga masih memberikan dampak tidak langsung terhadap peningkatan curah hujan di Sumatra bagian selatan dan sebagian Jawa.
Siklon Tropis Alfred
Sementara itu, di Laut Koral (Coral Sea) siklon tropis Alfred (22U) bergerak perlahan dengan intensitas kategori 1.
Angin berkelanjutan di dekat pusat 85 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 120 kilometer per jam, kata Biro Meteorologi Australia.
Informasi Biro Meteorologi yang dikeluarkan Senin pukul 22.45 waktu setempat, Alfred bergerak lambat dengan jarak 560 kilometer timur laut Pulau Willis dan 980 kilometer timur laut Mackay.
Siklon Tropis Alfred diperkirakan akan meningkat saat bergerak perlahan ke arah timur di Laut Koral.
Pada hari Selasa, Alfred diperkirakan akan berbelok ke tenggara dan kemudian ke selatan sambil terus meningkat hingga pertengahan pekan ini.




