Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Siklon tropis, melalui satelit cuaca Himawari, milik Japan Meteorological Agency (JMA). GAMBAR: HIMAWARI

Darilaut – Depresi tropis (Tropical Depression) yang terletak di Laut Cina Selatan diperkirakan akan mendarat di Luzon, Filipina. Sebelum mendarat siklon tropis ini akan menguat menjadi badai tropis (tropical storm).

Siklon tropis dengan nama Filipina “Maymay” mempertahankan kekuatannya karena tetap diam di atas laut sebelah barat La Union.

Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) memperkirakan Maymay akan menguat saat mendekati pendaratan dan mungkin mencapai status badai tropis dalam 12 jam ke depan.

Setelah mendarat, Maymayakan melemah menjadi depresi tropis pada besok pagi dan mungkin akan semakin melemah menjadi daerah tekanan rendah pada besok sore atau malam, kata PAGASA dalam buletin informasi yang dikeluarkan Rabu (5/8) pukul 02.00 waktu setempat.

PAGASA mengatakan Maymay diperkirakan akan bergerak ke arah timur dan mungkin akan mendarat di Ilocos Sur atau La Union sore atau Rabu malam. Setelah itu, badai akan melintasi Luzon Utara dan Tengah hingga Kamis (6/8).

Prakiraan saat ini, depresi tropis di sebelah barat Luzon akan bertahan dan sedikit menguat di bagian tengah Laut Cina Selatan dekat Luzon hari ini, kata Observatorium Hong Kong (HKO). Depresi tropis ini akan mempertahankan jarak sekitar 700 kilometer atau lebih dari Hong Kong.

Dengan terus bergeraknya Dolphin ke arah barat, siklon tropis ini akan bergerak ke arah timur menuju Luzon dan melemah secara bertahap di bawah pengaruh Dolphin.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan sistem ini terletak di barat laut Luzon, memiliki probabilitas tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Citra satelit menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang baru terbentuk dan tersembunyi di sepanjang garis pantai barat Luzon, menampilkan pita konvektif di sepanjang tepi barat daya sirkulasi.

Angin barat daya yang kuat terlihat jelas mengalir ke Luzon barat, kira-kira dari Teluk Lingayen ke selatan, kata JTWC.

Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang menguntungkan untuk perkembangan siklon tropis, karena sistem tersebut terletak di dalam kantong geser angin rendah (10–15 knot), permukaan laut hangat (29 hingga 30°C), dan aliran keluar ke arah khatulistiwa yang menguntungkan.

Exit mobile version