Darilaut – Siklon Tropis (tropical cyclone) Gezani yang bergerak ke arah barat daya saat ini mendekati pesisir selatan Mozambik, pada Jumat (13/2).
Gezani saat ini dengan jarak 329 km timur laut Inhambane dan 700 km timur laut Maputo ibu kota Mozambik, serta 336 km tenggara Beira.
Sistem yang berada di Mozambique Channel tersebut diperkirakan masih akan menguat menjadi siklon tropis yang intens (intense tropical cyclone).
Pusat Peringatan Topan Gabungan (Joint Typhoon Warning Center/JTWC) mengatakan Gezani telah bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,5 meter (28 kaki), kata JTWC.
Inti pusaran Gezani diperkirakan akan tetap berada di lepas pantai, namun akan mencapai titik terdekatnya dengan daratan 56 km di sebelah timur Maxixe, Mozambik.
JTWC memperingatkan ini adalah sistem yang berbahaya. Risiko yang mungkin terjadi meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, dan laut yang bergelombang. Kondisi ini dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir bandang.
Sebelumya, Mekanisme Koordinasi Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), dalam Laporan Mingguan Hidrometeorologi Global pada 22 Januari, memperingatkan tentang hujan lebat yang terus berlanjut di Afrika bagian Tenggara.
Hujan deras berminggu-minggu telah menyebabkan sungai meluap dan membanjiri waduk-waduk utama, sehingga air banjir meluap ke daerah-daerah padat penduduk.
Mozambik adalah daerah yang paling parah terkena dampaknya. Banjir telah memengaruhi setidaknya 650.000 orang, menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi, dan menghancurkan atau merusak setidaknya 30.000 rumah, menurut Institut Manajemen Bencana Nasional Mozambik.
Kemungkinan jumlahnya akan meningkat karena operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung. Beberapa kota yang paling parah terkena dampaknya termasuk ibu kota Maputo.
Tanaman telah hancur dan ternak mati, dan ada peningkatan risiko kolera dan penyakit menular melalui air lainnya, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA).
Mengenai siklon tropis Gezani, OCHA mengkhawatirkan dampak terberat angin kencang dan hujan lebat di Madagaskar dan Mozambik.
OCHA melaporkan Madagaskar dan Mozambik menghadapi risiko tertinggi, dengan daerah pesisir dan dataran rendah diperkirakan akan menanggung dampak terberat dari angin kencang, gelombang badai, dan curah hujan lebat.
